Suzuki Kurangi Kapasitas Produksi untuk Putus Penyebaran Corona

Suzuki Indonesia lakukan PCR dan rapid test terhadap karyawannya. (dok. Suzuki Indonesia)

Suzuki Indonesia terus melakukan upaya pencegahan untuk memperketat penyebaran Covid-19 dengan melakukan pengurangan kapasitas produksi pabrik sebanyak 50\% dari kondisi normal. Pengurangan kapasitas produksi dilakukan di pabrik Tambun I sebagai lokasi perakitan sepeda motor sejak Agustus lalu.

Seiji Itayama, Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor/PT Suzuki Indomobil Sales dalam keterangan resminya mengatakan, “Kami sangat concern mengenai kesehatan karyawan. Meskipun kami sudah menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid- 19 dengan ketat, penularan tidak bisa dihindari. Untuk itu, pengurangan kapasitas produksi harus dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus.”

Suzuki selalu berkoordinasi dan menyampaikan perkembangan situasi terkini dan penanganannya kepada tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi yang terdiri dari Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perindustrian. Suzuki juga telah melakukan berbagai upaya pencegahan sebelumnya dan tindakan yang direkomendasikan tim Gugus Tugas Covid-19.

Upaya-upaya tersebut di antaranya melakukan PCR (Polymerase Chain Reaction) test terhadap semua karyawan yang memiliki riwayat interaksi dengan karyawan yang terpapar dan rapid test kepada seluruh karyawan Suzuki lainnya.

Area pabrik dan kantor dibersihkan dan disemprot cairan disinfektan secara berkala. Tak ketinggalan, kendaraan-kendaraan yang selesai dirakit pun dibersihkan dan didisinfektan sebelum dikirim ke pelanggan, yang mana hal ini merupakan prosedur Suzuki yang sudah dilakukan dari dulu sebelum adanya pandemi.

Selain itu, pemantauan kegiatan karyawan juga diperketat. Bukan hanya penerapan physical distancing di tempat kerja, setiap karyawan juga diwajibkan memberikan laporan harian kepada atasannya terkait kondisi kesehatan dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan saat libur kerja. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko terpapar virus di luar tempat kerja.

Sementara untuk protokol kesehatan yang diterapkan di dealer, semua main dealer Suzuki terus dipantau secara berkala agar benar-benar menerapkan Suzuki Hygiene Commitment, seperti melakukan penyemprotan disinfektan untuk semua unit mobil, penggunaan masker, penggunaan media digital saat berinteraksi dengan pelanggan, hingga penerapan physical distancing. Namun, jika ingin tetap tinggal di rumah, pelanggan masih bisa mengakses layanan Suzuki seperti Home Test Drive bagi yang ingn merasakan performa mobil Suzuki sebelum membeli atau Home Serivce bagi yang ingin merawat kendaraannya. 

Selain melakukan pemantauan, tim Suzuki juga melakukan sosialisasi kepada seluruh dealer agar membentuk tim Gugus Tugas di masing-masing diler untuk terus menerapkan kegiatan pencegahan penularan virus Covid-19 serta melakukan monitoring terhadap implementasi protokol kesehatan di dalam operasional dealer sehari-hari.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)