Terapkan Protokol Kesehatan, Antam Harap Kinerja Paruh Kedua Optimal

Pemberian disinfeksi di area kantor UBP bauksit kalimantan barat.

Tidak dapat dipungkiri, pandemi Covid-19 yang terjadi sejak akhir tahun lalu hingga sekarang memengaruhi kinerja PT Aneka Tambang (Antam), khususnya di kuartal 1 dan kuartal II tahun 2020.

Hal tersebut dipengaruhi karena sebagian besar komoditas perseroan adalah pasar internasional yang menerapkan pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi di negaranya. Namun demikian, seiring dengan transisi fase adaptasi kebiasaan baru, kondisi perekonomian dan permintaan global mulai mengalami tren positif pada triwulan kedua tahun 2020.

Maka dari itu, perseoran berupaya untuk terus meningkatkan capaian produksi dan penjualan komoditas utama, sehingga dapat mencatatkan kinerja yang lebih baik di akhir tahun 2020 ini. "Kami memastikan kegiatan operasional seluruh unit bisnis tetap berjalan sebagai upaya mengurangi dampak ekonomi akibat Covid-19 di sekitar wilayah Perusahaan,” ujar Luki Setiawan Suardi, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Aneka Tambang Tbk dalam wawancara eksklusif bersama SWA Online.

Perseroan dalam hal ini melakukan penyesuaian kegiatan operasional dengan mengimplementasikan protokol kesehatan yang ketat, terutama di perkantoran, tambang, dan pabrik. Langkah tersebut diharapkan dapat membuat kinerja produksi dan penjualan semua komoditas inti pada paruh kedua tahun 2020 tetap optimal.

Protokol kesehatan yang diterapkan oleh perusahaan meliputi penyediaan wastafel dan hand sanitizer, serta mewajibkan penggunaan masker, dan melakukan pengecekan suhu sebelum bekerja. Selain itu, perusahaan juga menerapkan physical distancing, memberikan vitamin dan makanan suplemen tambahan kepada seluruh pegawai.

Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di seluruh wilayah operasi Perusahaan, tercatat pada semester satu tahun 2020, perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp84,82 miliar. “Kami pun terus mengoptimalkan operasi Perusahaan dengan penyesuaian adaptasi kebiasaan baru sehingga diharapkan mampu mepertahankan kinerja positif hingga di akhir tahun 2020 ini,” kata dia menambahkan.

Di luar itu, Antam juga melakukan sosialiasi kepada masyarakat dan memberikan bantuan berupa portable handwash untuk masyarakat, APD untuk tenaga medis dan bantuan bahan makanan pokok, penyediaan Rumah Sakit Ready Covid-19 di Jakarta, serta pemberian PCR & reagent di wilayah Kabupaten Bogor dan di Kabupaten Raja Ampat melalui anak perusahaan.

Hingga Agustus 2020, tercatat Antam telah mengeluarkan dana CSR Rp21,61 miliar untuk bantuan Covid-19 di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)