Tingkatkan Standar Layanan dan Protokol, BMW Astra Investasi Rp3 Miliar

BMW Astra mengoptimalkan standar layanan baru sebagai bagian dari protokol kesehatan. (dok. BMW Astra)

Seiring dengan perkembangan pandemi COVID-19, jumlah kasus di dunia telah mencapai angka 38 juta dengan angka mortalitas sebesar satu juta jiwa, dan di Indonesia sendiri jumlah kasus telah mencapai 340 ribu dengan angka mortalitas sebesar 12 ribu jiwa, BMW Astra terus berusaha meningkatkan standar layanan yang sejalan dengan protokol kesehatan untuk memberikan kenyamanan, keamanan, dan kemudahan bagi pelanggan.

Pada hari ini BMW Astra luncurkan standar layanan terbaru dalam siaran langsung secara daring yang dihadiri oleh CEO BMW Astra Fredy Handjaja.  "Kita semua terus belajar untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru, bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, namun juga untuk melindungi orang lain. Setelah peluncuran standar layanan yang sesuai dengan protokol kesehatan pada Juli 2020 lalu, kini BMW Astra tingkatkan dengan fasilitas yang lebih mutakhir. Pemeriksaan suhu kini menggunakan kamera pembaca suhu yang secara otomatis mendeteksi suhu tubuh dan memberikan peringatan jika karyawan atau pelanggan tidak menggunakan masker,” ujar Fredy.

“Kamera  pemindai wajah tersebut juga dapat digunakan untuk absensi karyawan sehingga  setiap karyawan yang hadir dapat dilakukan pemeriksaan suhu sekaligus absensi tanpa sentuhan. Dengan penerapan protokol ketat kepada karyawan, kami optimis juga dapat menjaga para pelanggan BMW Astra,” katanya.

Setelah pelanggan melakukan pemeriksaan suhu tubuh, pelanggan wajib mengisi data diri dengan scan QR Code pada layar menggunakan ponsel. Cairan pembersih tangan tersedia juga dalam satu alat yang sama. Pelanggan BMW Astra dapat melihat progres servis kendaraan melalui layar monitor di area tunggu yang bertujuan untuk meminimalisir kontak langsung.

Karyawan dan pelanggan adalah aset berharga, untuk itu BMW Astra berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan kerja dengan melakukan interior disinfectant fogging sebelum dan setelah melakukan pengerjaan kendaraan. BMW Astra juga secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh karyawan serta menyediakan vitamin untuk memastikan kondisi seluruh tim BMW Astra dalam kondisi prima.

“Dalam menerapkan standar layanan baru ini, BMW Astra telah berinvestasi senilai Rp3 miliar. Ke depan jika pandemi ini telah berakhir kami merasa bahwa standar layanan baru ini tetap bisa dilanjutkan karena demi memberikan rasa nyaman dan aman kepada pelanggan,” tambah Fredy.

Untuk diketahui, BMW Astra mengelola jaringan terdiri dari kantor pusat dan 8 cabang, yang tersebar di 5 kota di Indonesia; Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Denpasar. Cabang di Jakarta meliputi cabang Sunter, Cilandak, Pluit dan Serpong.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)