Intiland Development Jalin Kemitraan Kembangkan Rumah untuk Rakyat

Tomi Wistan, Direktur Utama MTB; Oka Moerod komisaris Utama CGS; Theresia Rustandi, Sekretaris Perseroan sekaligus Head of corporate social responsibility (CSR) Intiland; dan Dadang Juhro, Direktur Utama MBR.

 

Untuk mendukung Program Sejuta Rumah pemerintah dalam upaya memenuhi backlog perumahan nasional, PT Intiland Development Tbk (Intiland) menjalin kerjasama kemitraan dengan sejumlah pengembang untuk program pengembangan perumahan rakyat.

Hal ini diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (memorandum of understanding, MoU) antara Intiland dengan tiga pengembang yakni PT Menara Tinggi Bertumbuh (MTB), PT Cipta Griya Sriwijaya (CGS), dan PT Multi Bangun Realtindo (MBR).

Penandatanganan ini dilakukan oleh Theresia Rustandi, Sekretaris Perseroan sekaligus Head of corporate social responsibility (CSR) Intiland, Tomi Wistan (Direktur Utama MTB), Oka Moerod (komisaris Utama CGS), dan Dadang Juhro (Direktur Utama MBR).

Menurut Theresia, kerjasama kemitraan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program CSR yang bertujuan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia. Kerjasama Intiland dengan mitra pengembang untuk saling membantu dengan prinsip kekeluargaan yang saling menguntungkan dalam batas kemampuan masing-masing dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami ingin merangkul semua pihak yang punya kepedulian yang sama dalam memberikan solusi penyediaan hunian yang layak di daerah-daerah. Kami percaya pada keahlian para pengembang daerah. Intiland Development Tbk menjalin kerjasama kemitraan dengan sejumlah pengembang untuk program pengembangan perumahan rakyat. membangun hunian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat,” kata Theresia.

Sebagai proyek percontohan, program pertama kemitraan ini akan membangun sebanyak 106 unit rumah yang mendapatkan fasilitas pembiayaan perumahan (FLPP) di lahan seluas satu hektar. Lokasi pembangunan perumahan ini telah ditetapkan di kawasan perumahan Puri Permata Indah, Pacitan, Jawa Timur.

Puri Permata Indah adalah salah satu pengembangan kawasan perumahan seluas empat hektar yang dikembangkan Intiland sejak tahun 2007 dengan menggandeng kontraktor lokal. Perseroan saat ini telah merampungkan pengembangan tahap pertama untuk lahan seluas tiga hektar.

Theresia optimistik skema kerjasama kemitraan ini dapat berjalan secara berkelanjutan (sustainable). Dana yang diinvestasikan dalam kerjasama kemitraan ini diharapkan bisa terus bergulir secara mandiri. “Lewat skema seperti ini, maka dana investasi tersebut akan terus bergulir kerjasama ini menjadi langkah awal yang dapat mendorong pengembang properti daerah lainnya yang peduli pada perumahan rakyat untuk memenuhi kebutuhan hunian di banyak daerah.

Pelaksanaan program kemitraan dengan pengembang daerah ini mendapat dukungan penuh dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bidang properti. Program ini dinilai dapat menjadi salah satu solusi backlog perumahan nasional, sekaligus dapat mengakomodasi pengembangan hunian berimbang yang ditetapkan pemerintah.

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)