Karangploso Townhouse, Pertaruhan Baru Mughnii Land di Malang

 

 

Djoko Purwoko, Owner Mughnii Land (kanan), saat mengunjungi proyek perumahan Karangploso di Malang

Dalam bisnis properti, kiprah Mughnii Land (PT. Mahakarya Evelyn- Almeera Mughnii Development) tidak diragukan lagi. Terbukti beberapa proyek sedang dan telah dikembangkan seperti
hunian investasi berupa vilatel di pinggir pantai Beraban, Tabanan, Tanah Lot yakni 555 Islands, Villa Puncak Ciomas Bogor dan Apartemen Balangan, Bali. Rencananya serah terimanya akan dilakukan Maret mendatang.

Kini, Mughnii Land melirik kota Malang dan sedang mempersiapkan pembangunan Karangploso Townhouse, di Kecamatan Karangploso yang berbatasan langsung dengan Kota Batu. Apalagi lokasinya sangat yang strategis dan menarik karena dekat dengan sejumlah destinasi wisata Kota Batu sehingga memiliki udara, air dan lingkungan yang asri.

Proyek ini berdiri di atas lahan seluas 11 hektar, rencananya akan dibangun sekitar 923 unit rumah, dan bisa jadi proyek ini sebagai kawasan perumahan sederhana terbesar dan pertama di Jawa Timur.

“Karangploso Townhouse merupakan proyek terbaru kami yang bisa menjadi pilihan bertempat tinggal terbaik di Malang dan mudah untuk dimiliki karena kami memberikan banyak opsi untuk pembiayaannya yang ringan dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Djoko Purwoko, Owner Mughnii Land.

Rencananya, proyek hunian ini akan mulai dibangun di akhir tahun 2017, mengingat groundbreakingnta telah dilakukan sejak Oktober lalu. Menurut Djoko skema pembangunannya per tiga bulan sekitar 300 unit. Tipe yang ditawarkan ada dua tipe yaitu 30/60 dan 36/72 dan langsung serah terima ke penghuni setelah pengajuan KPR disetujui oleh pihak perbankan.

Harganya? Diakui Djoko sekitar Rp 100 jutaan per unit, dengan uang muka Rp 8 juta serta angsuran mulai dari Rp800/bulan. Sedangkan Uang Tanda Jadi (UTJ) sekitar Rp 2 juta.

Selain itu tersedia pula fasilitas KPR Tanpa Tolak dan dijamin oleh developer selama memenuhi persyaratan BI Checking. "Kami satu-satunya developer yang menjamin KPR Tanpa Tolak,” kata Djoko.

Kemudahan lain juga diberikan oleh pengembang kepada calon konsumen yang ingin menggunakan fasilitas BPJS TK, Tabungan Wajib Perumahan (TWP) serta ASABRI (khusus bagi TNI/Polri) untuk memiliki unit di Karang Ploso Townhouse melalui bantuan pemberian uang muka dan cicilan.
"Program TWP serta ASABRI ini juga didukung oleh Dandim Malang, Letkol Inf Nurul Yakin, Danpuspomad Mayjen TNI Rudy Yulianto serta Danpussen Arhanud Brigjen TNI Nurchahyanto,” tutur Djoko.

Untuk program ini (kerjasama dengan TWP dan ASABRI) merupakan salah satu program CSR Mughnii Land sebagai bagian dari tanggung jawab komitmen memberikan hunian bagi kalangan TNI/ Polri yang juga merupakan pasar potensial.

Terkait KPR sendiri, pengembang telah menjalin kerjasama dengan Bank BTN yang nantinya semua proses pengajuan akan dibantu oleh marketing Karangploso Townhouse sampai disetujui oleh BTN. “Intinya kami memberikan kemudahan dan hunian berkualitas yang nyaman, aman, indah serta terjangkau dari sisi harga maupun pembayaran kepada konsumen kami,” kata Djoko.

Menurut Mulyani Djoko Utami, Direktur Utama Mughnii Land, Karangploso Townhouse membidik segmen keluarga dan pasangan muda, investor maupun sebagai hunian masa depan. "Dengan lokasi yang strategis, fasilitas yang memadai, cara pembayaran menarik serta harga terjangkau, kami yakin hunian ini bisa menjadi pilihan terbaik di Kota Malang,” kata Mulyani.

Apalagi akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas lain yang dihadirkan di hunian ini seperti akan dibangunnya pusat olah raga standar internasional yang juga akan tersedia akademi Malang United bagi anak-anak penghuni maupun warga sekitar.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)