Andrew Nugroho
Putra ke-2 dari tiga bersaudara ini bertugas meningkatkan berbagai aspek, terutama integrasi teknologi informasi. Tak tanggung-tanggung, lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Sydney, Australia ini berani menggelontorkan Rp 500 juta demi mengimplementasikan TI di perusahaannya. Tujuannya, efisiensi dan meningkatkan daya saing perusahaan. Menurut Andrew, dengan membeli solusi TI dari Microsoft, perusahaan bisa mengintegrasikan beberapa bagian seperti kantor pusat dengan gudang. “Proses pengecekan barang di gudang bisa dilakukan secara online dari kantor pusat,” ujar kelahiran 1975 ini.
Implementasi TI yang diterapkan sejak 2000 itu membuahkan hasil. Pertumbuhan Es Teler 77 cukup mengesankan. Tahun ini, 10 gerai baru dibuka di kawasan Jabotabek. Pembukaan gerai baru itu menambah jumlah gerai menjadi 160, termasuk tiga gerai di Singapura, Australia dan Malaysia. “Dalam beberapa bulan ke depan, kami juga akan membuka lagi beberapa cabang baru di berbagai daerah,” ia menegaskan.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.