Amy Zein

Amy Zein

Sejak dua tahun lalu, lewat pesansepatu.com, bersama sang suami, Anto Prasetyo, Amy menggulirkan bisnis sepatu. Terjun di bisnis sepatu, diakui perempuan energik berdarah Palembang ini, karena ia memang maniak sepatu. “Saya suka menyerasikan pakaian yang saya kenakan dengan sepatu. Lama-lama, boros juga kalau beli terus, akhirnya buat sepatu sendiri,” ujarnya. Ternyata, sepatu buatannya disukai banyak orang. Dengan modal awal sekitar Rp 30 juta, ia pun menapaki bisnis sepatu. “Promosinya saya sendiri, ke mana-mana saya selalu memakai sepatu buatan sendiri,” katanya sambil tertawa. Amy lebih banyak mengurusi promosi dan kontrol kualitas, sedangkan urusan produksi dan manajemen ditangani Anto.

Dalam sebulan, sekitar 500 pasang sepatu ia lempar ke pasar. Sasaran utamanya pasar korporat. Beberapa perusahaan elektronik, kecantikan dan otomotif pernah memakai produk sepatunya. Toh, ia tetap terbuka untuk pesanan perorangan. “Pasar ini juga lumayan besar,“ kata sulung dari tiga bersaudara ini. Ke depan, ia mengaku akan tetap fokus di bidang yang ditekuninya saat ini. “Jalan bareng saja, justru bisa saling mendukung,” tuturnya.

Henni T. Soelaeman

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag