Dini Surono
“Untuk merek lokal, saya melihat pasar tas fashionable dengan harga terjangkau masih kosong,†katanya. Dengan membanderol harga di kisaran Rp 60-350 ribu, Dini mengaku bisnisnya menggelinding mulus. Lewat merek Ciiero, dalam sebulan pihaknya mampu menjual sekitar 150 tas. Saat ini, ia masih mengandalkan promosi word of mouth. “Ya, baru mengandalkan networking saja,†tuturnya. Dan, sejak April lalu, ia meluncurkan situs web www.akusukatas.com. Setelah peluncuran tersebut, jangkauan pasarnya menjadi luas. Terbukti banyak pesanan dari Kalimantan dan Denpasar.
Dini mengaku belum tertarik masuk pasar ritel. “Saya harus memperkuat brand dan SDM dulu,†kata Dini yang dibantu lima tenaga produksi. “Setelah brand Ciiero kuat, baru saya siap masuk pasar ritel,†ungkap Dini yang sekarang rajin melahap buku tentang branding. “Produk tas lokal itu banyak sekali, tapi belum ada yang memiliki brand yang kuat seperti merek asing. Nah, saya ingin memperkuat brand Ciiero dulu,†imbuhnya.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.