Febriati Nadira
Posisi Ira memang tidak ditargetkan pada nominal penjualan, melainkan program-programnya diharapkan mendukung target pendapatan XL. “Kini, bagaimana program komunikasi kami lebih inovatif, kreatif dan agresif untuk mendapatkan pemahaman dan penerimaan karyawan, pelanggan, serta seluruh stakeholder XL,†ujar kelahiran Situbondo 18 Februari 1975 ini.
Telko bukan dunia baru bagi Ira. Mengawali karier di Telkomsel pada 1995 sebagai customer service, ia lalu pindah ke beberapa departemen yaitu penjualan dan distribusi, manajemen account korporat, komunikasi pemasaran, hingga komunikasi korporat selama 7 tahun terakhir di sana. November 2007, ia bergabung dengan XL. Menurutnya, tantangan dunia telekomunikasi sesungguhnya masih sama, yakni memberikan nilai kepada pelanggan. “Tidak hanya murah, tapi juga berkualitas,†ucapnya.
Ira menuturkan, XL selalu menargetkan pertumbuhan di atas industri telko secara umum. Tahun ini, XL diperkirakan tumbuh 10%-12%. Apa filosofi kerja sang ibu dua anak ini? “Do the best and let God do the rest,†kata Ira yang menyukai novel karya Sindhunata, Anak Bajang Menggiring Angin.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.