Mandiri Gelar Maluku Investment Day
“Mandiri sebagai lembaga mediasi dan keuangan ingin creating opportunities untuk memfasilitasi kerjasama pemerintah dan swasta,” ujar Pahala N. Mansury, Executive Vice President Coordinator Finance & Strategy Bank Mandiri. Menurutnya, Maluku merupakan daerah yang memiliki potensi perikanan dan pariwisata laut. “Salah satunya kita mendorong penanganan infrastruktur dan illegal fishing,” tambah Pahala.
Maluku Investment Day ini diikuti oleh sekitar 75-100 perusahaan dan dihadiri pula oleh Gubernur Maluku dan Maluku Utara. Acara tersebut akan digelar 13 April mendatang di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan.
Kepedulian Bank Mandiri terhadap perkembangan ekonomi Indonesia Timur bertujuan untuk membangun perekonomian jangka panjang di luar Pulau Jawa serta membuka mata pemerintah daerah dan para investor. “Biasanya investor mencari tempat yang dekat untuk investasi, pemerintah daerah juga mencari prioritas mana yang harus dibangun,” papar Mirza Adityaswara, Chief Economist Bank Mandiri.
Tahun sebelumnya, Bank Mandiri juga menggelar acara serupa yaitu Papua Investment Day yang diikuti 60 investor. Hasilnya tidak mengecewakan, berdasarkan data yang diperoleh sudah ada delapan penanam modal asing yang sudah mengajukan izin dengan nilai investasi US$ 79,25 juta, dan penanam modal dalam negeri ada sekitar 17 perusahaan dengan nilai investasi Rp 18,3 triliun. “Masih ada 17 perusahaan yang mengantri,” ungkap Pahala. Untuk kredit Mandiri di Papua sendiri sebesar Rp 911 miliar di 2009 dengan market share 9,5% dan Rp 997 miliar sampai Maret 2010 ini dengan market share yang meningkat menjadi 12,2%. Mandiri juga menggandeng bank-bank lokal untuk turut membangun perekonomian Indonesia Timur. Misalnya saja Mandiri mengadakan MoU dengan Bank Papua, bagaimana mengembangkan bank tersebut menjadi bank devisa. Mandiri juga membantu secara SDM kepada bank-bank lokal.
Bank Mandiri sendiri masuk ke Maluku Utara pada 1965. Hingga saat ini sudah terdapat tujuh cabang di Maluku dan Maluku Utara, dengan kredit yang telah dikucurkan sekitar Rp 300 miliar. Adapun dana pihak ketiga yang telah dihimpun sebesar Rp 1,5 triliun. Bank pelat merah ini juga memperluas kantor wilayahnya menjadi 12, dimana kanwil 10 membawahi Sulawesi dan Maluku.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.