Buffet Rogoh 'Kocek', Saham Asia Melonjak

Buffet Rogoh 'Kocek', Saham Asia Melonjak

Inverstor sekaligus miliuner Warren Buffet tampaknya mempengaruhi harga saham Asia yang sempat mencapai titik terendah sejak Desember 2008 itu. Pasalnya, Buffet mengatakan telah membeli beberapa saham yang dijual di bursa Asia. Selain itu, akuisisi Google Inc atas Motorola Mobility semakin mewarnai pasar Asia.

Sony Corp, produsen smartphone asal Jepang, mengalami peningkatan saham 1,2% setelah Google, produsen perangkat lunak smartphone terbesar, setuju untuk membeli Motorola Mobility Holdings Inc. Tidak hanya Sony yang kecipratan untung, Foxconn International Holdings Ltd, pemasok terbesar unit Motorola, juga mengalami kenaikan saham 15% di Bursa Hong Kong. Selain itu, saham Samsung Electronics Co juga melesat 4% di Bursa Seoul, Korea Selatan. Di sisi lain, Westpac Banking Corp, pemberi pinjaman dana kedua terbesar di Australia, mengalami penurunan saham 3,7% di Sydney setelah melaporkan laba kuartal ketiga yang merosot.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,9% menjadi 125,47 pada pukul 11:21 pagi di Tokyo. Sekitar tiga saham menguat untuk setiap saham yang turun. Selain itu, sepuluh kelompok industri yang terlacak mengalami peningkatan indeks. “Saya suka membeli sesuatu yang diperdagangkan,” ujar Buffet yang membuat taruhan terbesar di bursa saham tahun ini meskipun pada 8 Agustus Standard & Poor’s 500 Index merosot sejak Desember 2008. “Senin lalu, kami menghabiskan lebih banyak uang di bursa saham dibandingkan hari lainnya di tahun ini,” ungkap Buffett, CEO Berkshire Hathaway Inc.

S&P/ASX 200 Index di Australia mengalami peningkatan 0,3% di Sudney meskipun sebelumnya mengalami penurunan setelah Reserve Bank of Australia memperpanjang jeda pada suku bunga. Bank sentral itu tidak mengubah overnight cash rate di angka 4,75%, nilai paling tinggi di kawasan negara berkembang. Risiko permintan mungkin naik karena ketidakpastiaan akut di pasar keuangan global.

Nikkei 225 Stock Average, Jepang, mengalami peningkatan 0,3%. Kospi Index, Korea Selatan, juga naik dengan angka 4% setelah memulai kembali perdagangan dari liburan kemarin. “Dengan kegugupan dan ketidakpastian prospek ekonomi global, meningkatnya aktivitas suatu perusahaan berperan penting dalam mempengaruhi kepercayaan diri lingkungan sekitarnya sehingga tampak seperti penilaian yang menarik,” ujar Tim Schroeders yang mengatur US$ 1 miliar saham di Pengana Capital Ltd, Melbourne.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag