GCG Jadi Kunci Bank Mandiri Taspen Menuju Leading Senior Citizen di 2025

20 Des 2022, 20:00 WIB
Dirut Bank Mandiri Taspen
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Elmamber P. Sinaga. (Ihsan/Mix)

PT Bank Mandiri Taspen atau yang lebih dikenal dengan nama Bank Mantap berhasil meraih laba Rp1,1 triliun pada November 2022. Angka ini merupakan rekor tertinggi selama sejarah beroperasinya bank yang merupakan perusahaan hasil kolaborasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dengan PT Taspen (Persero) tersebut.

Direktur Utama Bank Mantap Elmamber Petamu Sinaga menjelaskan bahwa kinerja tersebut tidak lepas dari penerapan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) yang dilakukan pihaknya selama ini.

Menurutnya, Bank Mantap secara konsisten melakukan continuous improvement yang akhirnya berdampak positif terhadap peningkatan bisnis. Di 2020 misalnya, meskipun kondisi perekonomian kurang kondusif akibat pandemi, namun perusahaan tetap memberikan kebijakan intensif terhadap nasabah yang terkena dampak Covid-19. Percepatan proses kredit juga dilakukan seperti integrasi LF dan MACS.

Selain itu, perusahaan melakukan penguatan penerapan Business Continuity Management dalam penanggulangan Covid-19. Memasuki 2021, Bank Mantap melakukan perubahan dengan penyempurnaan kebijakan dan prosedur secara berkesinambungan, hingga inovasi produk digital yakni Mantap Mobile dan Cash Management.

“Setiap tahun tantangannya berbeda sehingga kami juga selalu menyesuaikan dengan tantangan yang ada. Ini untuk memastikan perusahaan bisa tumbuh berkelanjutan atau tangguh di dalam mengatasi perubahan yang ada,” kata Elmamber dalam acara Indonesia Most Trusted Companies 2022: Membangun Ketangguhan Perusahaan dalam Kerangka GCG yang diselenggarakan oleh Majalah SWA, Selasa (20/12/2022).

Lebih lanjut Elmamber mengatakan bahwa penting bagi suatu perusahaan mempunyai visi misi yang jelas serta bisnis model yang fit dengan target market. Dengan demikian perusahaan memiliki fundamental yang cukup untuk bisa tumbuh dengan baik dan sustain.

“Bank Mantap memiliki visi menjadi Leading Senior Citizen Ecosytem Bank in Indonesia pada 2025. Dengan menyadari kekuatan, kelemahan, dan kesempatan, kami akan fokus disana sampai waktunya sudah semakin kuat, maka kami akan ekspansi sedikit demi sedikit ke tempat lain,” ucapnya.

Setelah memiliki ketiga hal itu, selanjutnya adalah struktur dan proses governansi. Dari sisi struktur, kata Elmamber, penting bagi perusahaan memiliki shareholder yang expert di masing-masing bidang. Kapabilitas organisasi yang kuat juga menjadi poin penting yang harus dimiliki perusahaan. Saat ini, Bank Mantap memiliki 23 unit kerja di kantor pusat yang didukung oleh 40 kantor cabang dan 392 KCP.

Baca juga: Cetak Rekor Laba Rp 1 Triliun, Bank Mandiri Taspen Lakukan Ini

Adapun dari sisi proses, Bank Mantap melakukan berbagai strategi. Pertama, penyempurnaan kebijakan dan prosedur internal seperti penyesuaian RAC kredit pensiunan dan pembaharuan proses kredit melalui video verifikasi kesehatan. Kedua, pengembangan produk berbasis digital seperti Mantap Mobile dan Mantap Cash Management.

Ketiga, penguatan infrastruktur TI seperti fleksibilitas pengelolaan kapasitas sistem dari physical server ke virtual server, dan pembangunan primary data center di Graha Proklamasi bersertifikat ISO 27001. Keempat, pengembangan kompetensi dan kapabilitas organisasi diantaranya pengelolaan SDM terintegrasi secara digital, pemekaran struktur organisasi IT menjadi dua unit, dan penambahan unit digital transformation.

Kelima, penguatan fungsi compliance, risk, and control di antaranya sertifikat ISO 37301: 2021 Sistem Manajemen Kepatuhan, serta pengembangan Fraud Detection System. Keenam, peningkatan program keberlanjutan usaha melalui Mantap 3 Pillar yaitu Mantap SEHAT, Mantap AKTIF, dan Mantap Sejahtera.

“Ini memastikan bahwa perusahaan fokus dan peduli terhadap customer. Ini key point-nya. Proses penyempurnaan ini pun tidak pernah berhenti karena tantangannya juga tidak pernah berhenti, perubahannya selalu terjadi. Jadi ini harus disesuaikan,” terang Elmamber.

Untuk mempertahankan kinerja optimalnya, Bank Mantap secara berkesinambungan menginovasi produk dan layanan di antaranya office channelling, peningkatan fasilitas kesehatan yakni layanan kesehatan gratis untuk pensiunan termasuk degan pemberian obat gratis. Ke depan, layanan ini akan dikembangkan dengan klinik kesehatan.

Bank Mantap juga membekali setiap SDM-nya dengan hospitality mindset di mana SDM memiliki pengetahuan unggul terkait kepensiunan dan sikap empathetic dalam memberikan layanan kepada nasabah.

“Infrastruktur kami juga didesain elderly friendly untuk meningkatkan kenyamanan pensiunan pada saat bertransaksi. Lalu kami membentuk komunitas untuk pensiunan agar mereka tetap aktif dan sehat di masa purna tugas,” tutur Elmamber.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id