Mazda Optimistis Menutup Tahun dengan Penjualan 3.800 Unit

13 Des 2022, 09:40 WIB
Mazda
Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) Ricky Thio. (Vina/SWA)

PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku pemegang merek Mazda di Indonesia optimistis akan menutup akhir tahun 2022 dengan penjualan mobil hingga 3.800 unit. Angka ini lebih tinggi dibandingkan penjualan tahun lalu sebesar 3.392 unit.

Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) Ricky Thio menyebut, hingga Oktober 2022, Mazda telah berhasil mengirimkan kurang lebih 3.000 unit mobil ke konsumen. Adapun bulan November menyumbang sekitar 400 unit.

“Untuk tutup tahun ini kami berharap di angka 3.800 unit. Kami mencoba untuk menurunkan back order CX-3. Jadi di Desember ini akan ada lebih banyak CX-3 yang dikirim ke konsumen untuk mengurangi back order tadi,” jelas Ricky dalam Media Gathering di Jakarta, Senin (12/12/2022).

Ricky mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mengalami kendala krisis chip semikonduktor. Imbasnya masa inden mobil CX-5 bisa mencapai 3-4 bulan, bahkan tembus satu tahun untuk CX-3. Padahal kedua model ini yang paling banyak dipesan oleh konsumen di sepanjang tahun 2022.

Untuk menghindari pembatalan pesanan selama periode inden, Ricky mengaku sudah menyiapkan berbagai strategi agar konsumen tidak beralih ke merek lain. Salah satunya sering melakukan komunikasi dengan konsumen.

“Konsumen kami kontak, kami update dan follow up satu per satu. Kami juga punya tim customer service yang terus berkomunikasi dengan mereka. Kami inventarisasi namanya siapa saja. Lalu buat FIFO (First In First Out) juga, jangan sampai orang sudah lama order tapi terima belakangan. Bagi konsumen yang penting jangan putus komunikasi, kalau putus kan mereka nanti merasa diabaikan,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga tengah berusaha meminta kepada prinsipal pusat untuk menggenjot produksi model-model yang mengalami antrean panjang. “Kami mendorong sekali ke Mazda Motor Corporation, ayo dong jangan lama-lama nanti konsumen marah. Makanya komitmen mereka akan menggenjot produksi CX-3 dan CX-5,” tutur dia.

Menghadapi tahun 2023, Ricky mengatakan, Mazda akan meluncurkan lima model baru di mana salah satunya adalah kendaraan elektrifikasi. Asal tahu, Mazda menjadi salah satu produsen otomotif yang hingga saat ini belum memiliki line-up kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Meski enggan membocorkan modelnya, tetapi ia memastikan bahwa mobil elektrifikasi tersebut akan meluncur di semester pertama tahun 2023. “Bisa lima model sepanjang tahun, ada all new dan elektrifikasi juga. Tunggu saja tanggal mainnya,” kata Ricky.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id