Kementerian ESDM Jamin Stok BBM dan LPG Selama Nataru Aman

22 Des 2022, 09:30 WIB
Kementerian ESDM menjamin stok BBM dan LPG selama masa Natal 2022 dan tahun baru 2023 aman. Tak hanya itu, hingga saat ini penyaluran BBM dan LPG juga normal. (Foto: Dok Pertamina)

Kementerian ESDM melalui Tim Posko Nasional Sektor ESDM menjamin stok BBM dan LPG memasuki H-4 Natal aman. Dalam laporan periode 20 Desember 2022, stok maupun pendistribusian BBM dan LPG terpantau normal.

Untuk jenis bensin RON 90 mencapai ketahanan selama 21 hari, stok solar capai 20 hari. Sementara penyaluran gasoline (bensin RON 90/Pertalite) naik 6,09 % dibanding penyaluran normal, begitu pula penyaluran gas oil (solar) naik sebanyak 10,29% dari penyaluran normal. 

Adapun avtur mengalami kenaikan hingga 12,44% dibanding penyaluran normal. Kenaikan terjadi karena banyak masyarakat yang menggunakan moda transportasi udara baik untuk perayaan Natal 2022 maupun Liburan Tahun Baru 2023. 

“Jangan khawatir, ketahanan stok gasoline, gas oil, kerosene, maupun avtur diatas 17 hari. Untuk pertalite dan solar, sekitar 20-21 hari,” kata Kepala BPH Migas Erika Retnowati yang juga Ketua Tim Posko Sektor ESDM (21/12/2022).

Sementara itu, lanjut Erika, kondisi stok LPG sebesar 431.607 Metrik Ton (MT) dengan coverage days 17,84 hari. Untuk kegiatan niaga gas baik di wilayah Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi dan wilayah Indonesia Timur status operasinya aman dan normal. “Begitu juga kegiatan penyaluran gas untuk rumah tangga,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi. 

Pada sektor ketenagalistrikan, data 19 Desember 2022, periode beban puncak malam hari, keseluruhan sistem dalam kondisi aman. Secara keseluruhan Daya Mampu Pasok Nasional sebesar 45.776,30 MW dan Beban Puncak sebesar 39.492,46 MW. 

“Sehingga Kapasitas Cadangan Daya Nasional sebesar 6.283,84 MW, atau sebesar 15,91%,” ujarnya. Menurut Erika, posko nasional sektor ESDM Nataru ini berlangsung selama 17 hari mulai 19 Desember 2022 sampai 4 Januari 2023 bertempat di Gedung BPH Migas.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id