BRI Akuisisi Saham DIM, Kini Total Kepemilikan 65%

BRI resmi mengakuisisi saham Danareksa Investment Management. Total saham BRI mencapai 65 persen. (Dok BRI)

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk. kembali melakukan pembelian saham Danareksa Investment Management (DIM) dari Danareksa dengan jumlah lembar saham sebesar 9 juta lembar atau setara dengan 30% dari total saham DIM. Dengan demikian saat ini kepemilikan BRI pada DIM menjadi sebesar 65%. 

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Sunarso mengungkapkan pengembangan DIM ke depan akan difokuskan pada segmen ritel. Ini sejalan dengan strategi BRI yaitu Go Smaller dengan menyediakan solusi jasa keuangan yang lengkap dan terintegrasi bagi nasabah BRI Group. 

“Selain itu, segmen ini diharapkan dapat menjadi tumpuan DIM untuk tumbuh secara sustainable dan meningkatkan profitabilitas,” kata Sunarso dikutip dari keterangan resmi BRI pada Sabtu (3/12/2022). 

Melalui aksi korporasi ini, saat ini BRI telah memiliki 10 perusahaan anak yang tergabung dalam BRI Group, diantaranya yakni Pegadaian, PNM, BRI Life, BRI Insurance, BRI Finance, BRI Ventures, BRI Danareksa Sekuritas, Bank Raya, BRI Remittance dan DIM. Dengan bergabungnya DIM, Sunarso berharap anak perusahaan BRI dapat memberikan kontribusi yang positif.

Perusahaan anak BRI yang tergabung dalam BRI Group digunakan untuk tiga fungsi utama yakni untuk diversifikasi income, untuk spreading risk, dan untuk memperkuat customer base BRI. Di sisi lain, penguatan sinergi bisnis dan non bisnis antara BRI induk dan anak perusahaan akan terus didorong untuk meningkatkan cross-selling produk BRI Group, sharing resources, dan eksplorasi new investment opportunities

“BRI akan terus mendorong perusahaan anak untuk meningkatkan kontribusi labanya kepada BRI Group melalui revenue enhancement dan cost efficiency dengan mengoptimalkan sinergi BRI Group, serta didukung digitalisasi produk dan proses bisnis. Ke depan, perusahaan anak BRI akan menjadi salah satu kontributor utama bagi laba BRI dan secara persentase akan terus meningkat kontribusinya,” ujarnya. 

Sunarso mengungkapkan, tujuan aksi korporasi yang dilakukan BRI ini sejalan dengan visi perseroan menjadi ‘The Most Valuable Banking Group in South East Asia and Champion of Financial Inclusion’ pada tahun 2025. Di mana BRI berencana menjadi perusahaan jasa keuangan terintegrasi, dengan salah satu upaya mengoptimalkan jasa manajemen investasi pada ekosistem BRI melalui Danareksa Investment Management (DIM). 

BRI memprediksi industri manajer investasi di Indonesia diproyeksikan akan terus bertumbuh dalam 5 tahun ke depan. Proyeksi pertumbuhan CAGR 2021-2026 sebesar 10% dengan pasar mencapai Rp934 triliun pada 2026.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)