Alumni Prasetya Mulya Berkontribusi Besar bagi Kemajuan Bisnis Perusahaan

Lingkungan bisnis berubah dengan cepat. Dominasi Amerika dan Eropa dalam percaturan bisnis global mulai digantikan oleh kekuatan dari Asia. Untuk mengantisipasi perubahan itu, Sekolah Bisnis Prasetya Mulya giat melakukan kolaborasi dengan sekolah-sekolah bisnis di Asia. Apa saja yang dilakukan Sekolah Bisnis Prasetya Mulya untuk mengantisipasi tantangan di masa mendatang? Djoko Wintoro, Ketua Prasetiya Mulya Business School, memaparkannya kepada Rif’atul Mahmudah:

DjokoPrasmul

Apa saja tantangan yang dihadapi perguruan tinggi saat ini dan di masa depan?

Tantangan besar perguruan tinggi khususnya sekolah bisnis yaitu menyiapkan alumninya memiliki kemampuan dan mind-set untuk berkontribusi besar dalam menempatkan perusahaan pada posisi yang menguntungkan dalam lingkungan perusahaan yang berubah cepat. Idikasi adanya perubahan tersebut adalah :

  • Munculnya perusahaan-perusahaan global dari Asia yang mampu mengalahkan dominasi MNC dari Barat.
  • Bertambah banyak perusahaan global Asia yang masuk dalam Fortune-500
  • Meningkatkan transaksi akuisisi global dari perusahaan Asia
  • Asia tidak hanya menjadi pasar konsumen tetapi telah mampu juga menjadi produsen yang mampu melayani asar global.
  • Banyak merek lokal Asia yang telah menjadi merek global.

Apa saja strategi yang sudah, sedang dan akan dilakukan untuk menjawab tantangan tersebut?

Tantangan masa kini akan masih berlanjut di masa depan bahkan ditambah lagi dengan perubahan besar di lingkungan bisnis yang dipicu dengan bergesernya dominasi perekonomian dari Barat ke Asia. Di kemudian hari, Amerika dan Eropa tidak lagi mendominasi perekonomian dunia tetapi digantikan nominasinya oleh Tiongkok, India, Korea Selatan, dan Jepang.

Jadi, tantangan baru bagi sekolah bisnis di Asia adalah semakin usangnya teori-teori bisnis yang dibangun berdasarkan praktek bisnis terbaik dari perusahaan Amerika dan Eropa. Diperlukan teori-teori baru bisnis yang didasarkan pada praktik bisnis terbaik dari perusahaan sukses global Asia. Artinya, alumni harus disiapkan memiliki teori bisnis yang relevan dengan perubahan bisnis di Asia yang akan mendominasi dunia.

Sekolas bisnis memberikan jawaban atau tantangan baru tersebut dengan :

  1. Melakukan kolaborasi internasional dengan Sekolah Bisnis Asia,
  2. Melakukan kolaborasi dengan sekolah bisnis di luar Asia yang menaruh perhatian pada perkembangan Asia di masa mendatang. Prasetiya Mulya telah menjalin kolaborasi dan penandatanganan MoU dengan sekolah bisnis Asia dari Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Astralia dan terus mengeksplorasi kolaborasi dengan sekolah bisnis lainnya.

Djoko-Wintoro-1

Bagaimana mengenai akreditasi internasional? Seberapa pentingkah?

Banyak akreditasi internasional untuk sekolah bisnis, tetapi yang paling bergengsi yaitu dari AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business) yang telah mampu mengubah platform pendidikan bisnis dan memberikan rujukan standar pendidikan bisnis kelas dunia. Sekarang ini AACSB memiliki anggota lebih dari 1.400 sekolah bisnis dari 87 negara. Bagi sekolah bisnis, akreditasi AACSB penting sebagai paspor kolaborasi dunia sekolah bisnis.

Bagaimana dengan dual degree?

Bagi sekolah bisnis kelas dunia (world class), dual degree tidak penting karena bukan persyaratan yang harus dipenuhi sebagai World Class Business School. Bagi mereka, ekspansi student exchange lebih penting daripada dual degree.

Bagaimana upaya institusi Anda dalam meningkakan kualitas lulusan? Program apa saja yang dilakukan?

Hubungan sekolah bisnis dengan alumni sangat penting karena lulusan sekolah bisnis adalah salah satu ukuran bagi kualitas sekolah bisnis, kontribusi besar lulusan dalam bisnis menjadi ukuran pula kontribusi sekolah bisnis dalam membangun bisnis, dan reputasi baik dari lulusan juga meningkatkan reputasi sekolah bisnis.

Sejauh ini, bagaimana prestasi mereka?

Alumni Prasetiya Mulya telah terbukti mampu dan berkontribusi besar serta mencapai posisi puncak eksekutif perusahaan dalam pengembangan perusahaan nasional maupun MNC yang beroperasi nasional maupun global. Reputasi sekolah bisnis menjadi daya pikat calon mahasiswa dan fakultasnya. (***)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
BlueScope Ajak Masyarakat Jeli dalam Memilih Atap

Indonesia merupakan negeri yang beriklim tropis. Di negara tropis ini dengan cuaca yang tak menentu membuat kita harus lebih selektif...

Close