Strategi Koepoe Koepoe Ungkapkan Kata Lewat Rasa

Siapa yang tidak kenal dengan kekayaan alam Indonesia? Kekayaan sumber daya yang menjadi sorotan dunia. Salah satunya adalah rempah hasil bumi Nusantara. Koepoe Koepoe yang menyebut dirinya sebagai brand heritage 100% Indonesia mengolah bahan dasar dari hasil bumi negara kita yang berasal dari rempah-rempah pilihan asli Indonesia.

Sejak dibesut tahun 1942, kini Koepoe Koepoe terus mengembangkan produknya hingga telah memiliki 8 kategori yaitu produk utama berupa rempah-rempah (herbs & spices), bahan kue (baking mix), pasta (flavoring), pewarna (coloring), biji-bijian (seeds), penyedap makanan (food enhancer), peningkat kualitas makanan (food improver) dan gula cair (sweetener).

Koepoe

Dengan mengusung tagline Explore Your Flavor, tahun 2016 nanti Koepoe Koepoe akan melakukan Kampanye Say it With Your Flavor yang bermaksud untuk mengajak kita semua untuk mengekspresikan perasaan melalui rasa dan mendukung kepercayaan diri setiap orang untuk berkreasi dengan masakan sesuai gaya dan selera masing-masing. Kampanye ini selain menjadi strategi Koepoe Koepoe, juga bertujuan untuk memberikan pesan bahwa banyak hal yang dapat kita ungkapkan melalui rasa masakan, sehingga masakan bisa menjadi jembatan komunikasi, penghangat situasi, tanda kasih serta tanda apresiasi.

“Koepoe Koepoe meyakini bahwa memasak memiliki banyak makna yang mempu menyampaikan berbagai perasaan yang kadang sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Dengan intuisi memasak yang sebenarnya dimiliki oleh semua rang, kami ingin memberikan kemudahan bagi pada Flavor Lover melalui keragaman produk yang kami miliki,” ungkap Fachrur Rivai, Head of Marketing Division PT Anggana Catur Prima.

Strategi yang dilakukan oleh Koepoe Koepoe yang membedakannya dengan brand lainnya adalah continuous improvement. Terus melakukan inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen merupakan prinsip yang selalu dipegang oleh brand dengan logo kupu-kupu ini. Salah satunya untuk segi kemasan, kini produk Koepoe Koepoe hadir dengan kemasan yang sangat sederhana dengan tutup flip flop yang mudah untuk digunakan. Selain itu, melihat pasar penggunanya yang semakin luas, mulai dari rumah tangga hingga resto, maka di tahun 2015 ini Koepoe Koepoe melakukan inovasi seperti membuat seri kemasan besar untuk beberapa produknya yaitu, baking powder, baking soda (soda kue) dan perisa vanila.

Tidak hanya melakukan inovasi dari segi ukuran produk, Koepoe Koepoe juga memperluas ragam jenis bumbu bubuk keringnya melalui inovasi dengan menghadirkan produk baru berupa ebi, terasi, asam Jawa, wijen panggang dan kemiri.

“Keragaman produk bumbu yang dimiliki Koepoe Koepoe mempermudah kreativitas untuk mengeksplorasi rasa pada setiap masakan. Sampai saat ini Koepoe Koepoe terus tumbuh dan berkembang, kami bersyukur Koepoe Koepoe masih menjadi pilihan para konsumen sehingga dapat terus tumbuh setiap tahunnya,” kata Fachrur. Pertumbuhan dan perkembangan Koepoe Koepoe bahkan sudah tersebar hingga ke  beberapa negara di luar negeri. Seperti Eropa, Asia misalnya Taiwan, Hong Kong, hingga Amerika. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)