Toyota Tingkatkan Kandungan Lokal Produksi All New Sienta

Indonesia merupakan negara pertama setelah Jepang yang memproduksi Sienta. Model ini dibuat di pabrik Karawang Plant 2 milik PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) bersama-sama dengan model Etios Valco, Vios, Limo, dan Yaris. Pabrik Karawang Plant 2 ini dilengkapi dengan teknologi manufaktur terkini seperti Servo Line di bagian pengepresan dan Piano Welding di bagian pengelasan yang mendukung peningkatan presisi, keamanan, dan efisiensi dalam proses produksi.

Saleh Husin, Menteri Perindustrian meminta Toyota untuk meningkatkan kandungan lokal dari setiap produknya agar produksi otomotif Indonesia mampu bersaing dengan Thailand. Untuk sebuah produk baru, kedalaman rasio kandungan lokal Sienta yang langsung mencapai 80 persen merupakan kebanggaan tersendiri bagi TMMIN. Kandungan lokal Sienta lebih banyak dibandingkan dengan Toyota Kijang pick up generasi pertama produksi 1977 yang hanya 19 persen.

Karawang Plant 2 Karawang Plant 2

Pencapaian ini diraih atas pengembangan serta pendampingan yang berkelanjutan serta kolaborasi antara TMMIN dan 139 perusahaan pemasok lapis pertama. Secara keseluruhan, produk-produk TMMIN baik berupa mobil utuh maupun mesin, memiliki rasio kandungan lokal berkisar 60 persen-85 persen. Sedangkan 20 persen komponen Sienta lainnya masih diimpor dari luar negeri. Di antaranya transmisi manual dari Filipina dan transmisi otomatis dari Jepang, serta front axle dari Thailand.

"Kami tentu mengapresiasi kerja keras Toyota atas produk-produk yang berhasil diluncurkan. Tapi ada satu hal yang masih kurang, saya harapkan Toyota bisa memproduksi transmisi," katanya, disela peluncuran mobil Toyota All New Sienta, di areal pabrik TMMIN, Kawasan Industri Karawang International Industrial City Karawang.

Dari total 80 persen kandungan lokal yang terdapat pada All New Sienta, salah satu komponen yang masih belum menggunakan kandungan lokal adalah bagian transmisi. Jika transmisi itu diproduksi di pabrik Toyota yang ada di Indonesia, maka itu akan meningkatkan kandungan lokal dari setiap produk mobil yang diluncurkan TMMIN

Sienta akan dilengkapi dengan dapur pacu berupa mesin bertipe R-NR yang juga merupakan produk lokal buatan pabrik TMMIN Karawang 3. Pabrik mesin yang baru diresmikan pada kuartal pertama tahun 2016 ini adalah pabrik mesin Toyota pertama di dunia yang mengimplementasikan proses produksi mesin berada dalam satu atap dengan konsep Through Line.

Hingga kini produksi Toyota di Indonesia telah melibatkan total 709 pemasok lokal yang terdiri dari pemasok kategori tier 1, 2 dan 3. Khusus tier 1, jumlah pemasok terus bertambah, jika pada 2010 tercatat 75 perusahaan, lalu naik pada 2015 menjadi 125 pemasok dan terus bertambah menjadi 139 pemasok pada tahun 2016 ini.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)