Kebutuhan Keahlian Fungsi Keuangan Di Era Digitalisasi

Berdasarkan hasil survei terhadap kurang lebih 100 CFO dan akuntan senior di Indonesia, 70% dari CFO dan akuntan senior yakin bahwa 60% pekerjaan akuntansi yang bersifat rutin di fungsi keuangan dapat digitalkan atau diotomisasi dalam beberapa cara. Inisiatif digitalisasi dan otomisasi pada umumnya dapat membantu fungsi keuangan meningkatkan fokusnya pada kegiatan analisis yang memberikan nilai tambah terhadap keputusan strategis bisnis. Hal ini didukung oleh hasil survei  yang menyatakan bahwa 82% dari responden setuju bahwa fungsi keuangan harus memiliki kemampuan menganalisis data yang nantinya akan dipergunakan untuk pengambilan keputusan yang bersifat strategis. Salah satu responden kami juga berpendapat bahwa memiliki peran sebagai analis dan ilmuwan data, eksekutif keuangan saat ini juga diharapkan dapat menganalisis data, mengidentifikasi tren, dan membuat data modelling untuk memberikan informasi prediksi ke depan dan memberikan masukan pada bisnis.

Dengan adanya perubahan peran ini, maka para CFO harus mulai mempersiapkan tim fungsi keuangan mereka untuk mempunyai kompetensi yang sesuai dengan jenis pekerjaan yang lebih bersifat analytical. Tim ini diharapkan dapat mengimbangi perubahan pada jenis pekerjaan dan tuntutan fungsi keuangan di masa depan.

Fungsi keuangan harus mengembangkan diri mereka, mengubah kriteria recruitment, dan mengubah cara pengembangan sumberdaya di fungsi keuangan, sehingga generasi pemimpin keuangan kedepannya dapat berkembang dengan cepat dalam peran keuangan yang telah diperluas ini. Untuk itu fungsi keuangan akan membutuhkan profil talenta yang baru seperti intelegensi keuangan dengan wawasan bisnis yang luas seperti yang diilustrasikan di bawah ini:

Dengan adanya era digitalisasi terutama di bidang otomisasi dimana teknologi akan banyak terlibat, maka porsi tim fungsi keuangan akan berubah dimasa yang akan datang, dimana teknologi akan banyak menggantikan peran keuangan saat ini:

Perubahan ini membuat kompetensi fungsional ditambah dengan kompetensi perilaku menjadi suatu hal yang penting di masa yang akan datang dan dapat membantu mereka menjalankan perannya sebagai business partner yang efektif. Berikut adalah jabaran dari kompetensi fungsional dan kompetensi perilaku para profesional di fungsi keuangan kedepannya:

Hasil survei kami juga menunjukan bahwa kurang lebih 90% dari responden setuju bahwa tenaga kerja fungsi keuangan di masa depan akan beralih dari fungsi utama keuangan menjadi aspek-aspek digital, statistik, operasional dan fungsi yang bersifat kolaboratif dan manajemen talent yang lebih maju.  Sedangkan kemampuan yang sangat penting dalam merekrut eksekutif junior dalam tiga tahun mendatang, responden menyatakan hal sebagai berikut secara berurutan:

  1. Kemampuan analisis data (contoh eksplorasi data);
  2. Ilmu data (contoh keahlihan dalam algoritmatingkat lanjut dan rekayasa data);
  3. Kemampuan akuntansi dan keuangan tradisional;
  4. Financial modelling(contoh perencanaan);
  5. Visualisasi data tingkat lanjut;
  6. Pemahaman tentang bisnis;
  7. Keahlian untuk berinovasi;
  8. Kemampuan komunikasi / keahlian untuk mempengaruhi; dan
  9. Kemampuan manajemen umum;

Bagaimana dengan profil tim fungsi keuangan Anda? Sebagai langkah awal transformasi, ada baiknya Anda melakukan penilaian terhadap kompetensi tim fungsi keuangan dan mengembangkan inisiatif – inisiatif mulai dari  recruitment sampai dengan pelatihan untuk memastikan fungsi keuangan Anda siap untuk menghadapi perubahan dan tuntuntan bisnis di era digitalisasi ini.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)