Bagaimana peran Artificial Intelligence dalam Menangani Ancaman Kerusakan Data Center Secara Dini?

Di Era teknologi yang tengah mengemuka dalam beberapa tahun belakangan ini, penggunaan IT di berbagai sektor industri kian masif dan menjadi penting. Hal ini dilakukan untuk menyokong laju pertumbuhan bisnis, sekaligus memenangkan persaingan dengan kompetitor lain. Melihat hal tersebut, otomatis model bisnis yang ada saat ini sangat bergantung pada teknologi.

Pusat dari infrastruktur untuk data adalah storage, dan saat ini untuk menghadapi segala tantangan di perihal ini, storage harus cerdas untuk membuka dan mengoptimalkan potensi dari data. Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan technologi terkini seperti seperti kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). AI merupakan teknologi yang memberikan banyak solusi untuk menangani infrastruktur IT dan data center. Dimana keduanya merupakan komponen vital dalam kemajuan sebuah bisnis.

Perusahaan harus terus memastikan bahwa data harus tersedia (high availibility). Selain itu, sistem penyimpanan atau storage harus terus terjaga dari segala macam gangguan yang dapat menyebabkan application delay yang tentunya dapat menghambat bahkan melumpuhkan kinerja binis. Hal lain yang harus dicermati adalah kompleksnya sistem infrastruktur yang digunakan, sehingga rentan terhadap App-Data Gap yang memakan waktu dan berimbas pada bisnis. Selanjutnya juga perlu diperhatikan teknologi yang mendukung data mobility di era hybrid cloud ini untuk mengikuti perkembangan bisnis yang sangat cepat.

Salah satu cara untuk menanggulangi hal tersebut adalah pengimplementasian AI untuk menjaga kondisi data center agar selalu prima. Dimana AI dapat menjadi solusi bagi ancaman kerusakan data center yang dapat menghambat bisnis. Diantaranya;

Predictive Analytic.

AI membantu tim IT dalam memonitoring dengan membaca jutaan sensor yang ada di data center. Selain itu, AI juga bertugas untuk memberikan informasi tentang analisa terhadap kondisi yang ada di dalam data center. Apabila ditemukan masalah, maka fitur akan dengan cepat memberikan “warning”. IT team mengetahui kondisi tersebut dengan pasti dan akurat langsung dapat melakukan tindakan preventive sedini mungkin sebelum kerusakan terjadi, sehingga availability data center tetap terjaga.

IT Automation.

Teknologi AI juga selalu dihubungkan dengan fitur machine learning, dimana AI dapat mempelajari setiap keputusan yang sering diambil terhadap permasalahan, dan kemudian diimplementasikan ke dalam setiap kejadian secara otomatis. Proses ini akan memangkas waktu serta SDM yang mengelola sistem. Sehingga sumber daya perusahaan bisa fokus pada pengembangan dan pertumbuhan bisnis.

Business Value

Di era teknologi saat ini dimana bisnis bergerak dengan sangat cepat, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu pilar utama kemajuan suatu bisnis. AI adalah tools untuk menciptakan dan menjaga efisiensi bisnis agar tim IT tidak lagi dibebankan dengan pekerjaan-pekerjaan operasional dan maintenance. Sehingga tim IT dapat fokus terhadap inovasi yang menjadi kunci utama dari perkembangan bisnis. Mereka tidak banyak lagi mengurusi ancaman data center yang dapat memperlambat bisnis. Dari segi bisnis, adanya AI dapat membantu perusahaan dalam melakukan efisiensi bisnis, SDM, dan waktu.

 Storage dengan teknologi AI

Solusi storage yang dilengkapi oleh AI adalah HPE Nimble Storage, produk keluaran Hewlett-Packard Enterprise (HPE).  Sementara kecerdasan buatan (AI) yang tertanam di dalamnya adalah HPE InfoSight. Melalui teknologi ini, system dapat memberikan predictive analytics ketika mencium adanya masalah atau ketidakwajaran yang terjadi. Selain itu, HPE InfoSight juga dapat mendeteksi aplikasi yang tidak compatible dengan firmware. Untuk digaris bawahi, HPE InfoSight juga bisa mendeteksi masalah di semua lini sistem yang terdapat di infrastruktur IT. Misalnya, ketika terjadi penurunan kemampuan, fitur tersebut bisa mendeteksi darimana permasalahan itu muncul di seluruh lini IT infrastruktur. Fitur pendeteksi ini, membuat HPE Nimble Storage memiliki availability yang tinggi. Tentunya, dengan solusi ini, perusahaan dapat meminimalisir pengeluaraan dan kerugian akibat dari kerusakan sistem yang terjadi.

Saat ini, Synnex Metrodata Indonesia (SMI) yang merupakan Authorized Distributor dari HPE di Indonesia. Tidak hanya menjadi distributor, SMI juga membantu konsumen memberikan konsultasi terhadap solusi yang tepat dan sesuai, dan juga harga penawaran special yang hanya di dapatkan melalui website kolaborasinya dengan HPE Indonesia.www.hpe-smi.com

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)