Mohammad Rizal Bermimpi Mensejahterakan Indonesia Dengan Memberikan Manfaat Untuk Banyak Orang

Berkarier 13 tahun di BRI untuk dapat berkontribusi langsung kepada ekonomi masyarakat dan berhubung­an dengan stake holders diberbagai lapisan hingga saat ini dipercaya menjadi salah satu Vice President termuda di PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI). jelas menjadi tantangan yang menarik bagi perjalanan karier Mohammad Rizal yang akrab dipanggil moriz, prestasinya di BRI tergolong ciamik. Tiga belas tahun bekerja di BRI, dua belas tahun diantaranya mendapatkan predikat excellence performance.

Mohammad Rizal

Di luar pekerjaannya, leader muda BRI ini juga terpilih menjadi ketua serikat pekerja BRI termuda, salah satu organisasi pekerja bumn terbesar dengan 42.798 anggota. “Di internal BRI, saya aktif sebagai dewan pengawas yayasan kesejahteraan pegawai dan memimpin beberapa project,” Moriz menjelaskan.

Tahun 2009, Moriz memulai karier di BRI sebagai asisten manajer, lalu dipromosikan menjadi project manager untuk pengembangan ribuan jaringan kantor cabang dan e-channel BRI. “Setelah itu, saya sempat beberapa kali memimpin kantor cabang. Tahun 2018, saya kembali ke kantor pusat, memimpin transformasi jaringan dan mengelola seluruh distribusi jaringan BRI. Saat ini, saya sedang memimpin transformasi jaringan di BRI,” paparnya.

Sebagai leader, menurutnya, ia tipikal orang yang menjalankan gaya kepemimpin­an democratic-leader. “Visi saya memberikan manfaat kepada orang lain. Cara untuk mencapainya dengan membuat change maker baru,” katanya.

Biasanya, ketika akan mengaktualisasi diri pada kegiatan atau pekerjaan, Moriz melakukan beberapa hal. Pertama, membentuk team development dan memberikan kesempatan orang lain untuk melakukan aktualisasi. Kedua, melakukan value creation di mana pun ditempatkan. Ketiga, melakukan engagement dengan cara melakukan evaluasi berkala untuk meng­ukur performa tim. Keempat, melakukan kolaborasi.

Moriz juga berusaha menciptakan leader baru dengan cara mengindentifikasi potential talent dengan cara mendorong mereka keluar dari comfort zone.

Berikutnya, menawarkan visi dan mengomunikasikannya untuk mendorong pekerja sehingga bisa memiliki visi yang kuat dan punya dorongan untuk mengembangkan potensinya. Tentunya, ia juga memberikan kesempatan kepada timnya untuk melakukan aktualisasi. Terakhir, terus memantau, mengukur, dan memberikan reward bagi mereka yang memiliki progres yang baik.

Pada saat ini, ia terlibat dalam merancang masa depan distribution network di BRI, dimana distribusi akan fokus kepada sales dan services dan kantor kantor bank akan bertransformasi menjadi tempat kolaborasi yang mengedepankan penyampaian value pada nasabah baik economic value maupun social value. Beberapa bentuk kolaborasi ini di BRI hadir dalam bentuk BRIWORK dan BRICAFE serta berbagai model kantor lainnya.” katanya menerangkan.

Dalam proses transformasi bisnis proses dan bisnis model moriz terlibat aktif dalam melakukan digitalisasi, automasi dan sentralisasi, sehingga BRI dapat terus efisien menjalankan operasionalnya kedepan.  Dalam perjalanannya Moriz pun terlibat aktif untuk berkolaborasi lebih luas dengan mendirikan kantor kolaborasi Co-location Ultra Mikro Indonesia bersama PT Pegadaian dan PNM serta membantu pembentukan Bank Syariah Indonesia.

“Saya suka ide baru dan bermimpi tentang masa depan,” ungkap Moriz. Jangan heran, ia terus aktif mengembangkan diri dengan belajar hal-hal baru. untuk mendapat pengetahuan baru ia banyak belajar melalui sharing dengan berbagai pihak dan kalangan untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih luas.§

Author : Sudarmadi & Anastasia AS

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)