OVO Sediakan Layanan Keuangan Digital Terintegrasi

Transaksi nontunai menggunakan platform dompet digital (e-wallet) kian tumbuh di masa pandemi ini lantaran pola transaksi masyarakat bergeser dari pembayaran tunai ke dompet digital. Ini disebabkan terbatasnya ruang gerak untuk meminimalisasi kontak fisik serta mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Bank Indonesia menyebutkan, nilai transaksi dompet digital atau uang elektronik pada Januari-September 2020 (year to date) melonjak 4,19% atau senilai Rp 17,68 triliun. Perusahaan penyedia dompet digital mendapat limpahan rezeki dari tren tersebut.

PT Visionet Internasional (OVO), salah satu penyedia dompet digital, menikmati pertumbuhan transaksi dompet digital itu. Faktor pendorongnya, antara lain, perubahan perilaku transaksi masyarakat dari pembayaran langsung ke pembayaran digital di masa pandemi Covid-19.

CAROLINE SETIABUDI - Head of Product Marketing OVO

Caroline Setiabudi, Kepala Pemasaran Produk OVO, menyebutkan, segmen pengguna OVO bermacam-macam, mulai dari individu, UMKM, hingga institusi nasional ataupun regional. “OVO ingin menjadi penyedia dan solusi layanan keuangan terintegrasi yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat, terutama me­reka yang belum mempunyai akses layanan finansial secara merata dan komprehensif,” tutur Caroline.

Untuk mengedukasi penggunanya, OVO berinisiatif menggencarkan promosi di media sosial. Strategi ini ber­iringan dengan ikhtiar OVO untuk memacu literasi keuangan digital dan inklusi keuangan masyarakat.

OVO, yang dikenal pu­blik sebagai dompet digital dengan layanan finansial yang komprehensif, bersama mitra lembaga keuangan mengembangkan layanan Proteksi Layar Smartphone; berkola­borasi dengan Bank BRI menyediakan pinjaman modal produktif bagi UMKM, serta mitra resmi untuk uang elek­tronik (e-money) dalam program Kartu Prakerja. Sederet fitur OVO disodorkan kepada pengguna, seperti unggah QRIS via Gallery Ponsel, juga berkolaborasi dengan Bareksa untuk menyediakan moda pembayaran dalam pembelian reksa dana.

Di samping itu, OVO juga berpartisipasi aktif di ber­bagai ke­giatan untuk mening­katkan citra merek (branding awareness). Contohnya, pada Pekan Fintech Nasional 2020, OVO menyodorkan promosi OVO Cashback Attack pada 10-30 November 2020 dengan melibatkan 1.802 toko yang berada di 85 kota di Indonesia. Kemudian, OVO bersama Grab dan Tokopedia bersama-sama memeriahkan program OVO BOOM 11.11 dan Ketiban Rejeki OVO.

Caroline menjelaskan, jumlah mitra OVO dari UMKM pada kuartal III/2020 naik 30% atau sebanyak 700 ribu UMKM. “Selain itu, OVO di kuartal III tahun ini sudah hadir di 405 kota dengan jumlah merchant mencapai sekitar 1.000.000, serta hadir di 115 juta perangkat. OVO mendukung UMKM untuk melakukan transformasi digital agar bisa mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan mendorong tercapainya inklusi keuangan untuk semua masyarakat,” katanya meme­rinci.

Data yang disampaikan Caroline itu mengindikasikan pencapaian OVO yang berhasil meningkatkan literasi keuang­an, seka­ligus membang­un ekosistem tran­saksi digital yang mudah diakses konsumen di berbagai platform, se­perti warung kelontong, pusat perbelanjaan, dan e-commerce. Dengan demikian, pengguna layanan dompet digital ini tersebar di berbagai segmen tersebut.

Caroline mengatakan, “Itu merupakan keunggulan OVO, lantaran menyediakan ekosistem layanan keuangan digital terbuka yang membuka peluang kemitraan bisnis selebar-lebarnya dengan para mitra lainnya dari seluruh sektor, mi­salnya transportasi dan bank.” Ia menambahkan, “Konsep ini memudahkan pengguna meng­akses tran­saksi dan layanan keuangan digital yang nyaman dan aman sehingga mendorong laju pertumbuhan bisnis OVO serta jumlah merchant yang bergabung dengan kami.”

Untuk menjaga loyalitas pengguna, OVO memberikan apresiasi, misalnya OVO Points yang dapat dengan mudah dinikmati dan digunakan oleh pengguna OVO, serta berinovasi meningkatkan kenyamanan dan keamanan mengakses la­yanan keuangan digital. “Kami aktif mengembangkan produk dan layanan OVO, agar terus menjadi pilihan pengguna dalam melakukan transaksi keuangan digital. Oleh sebab itu, OVO senantiasa memberikan pelayanan pembayaran digital yang mudah, inovatif, dan aman digunakan di seluruh platform,” tutur Caroline.

Perihal inovasi, OVO yang awalnya menyediakan layanan uang elektronik (e-money), kini semakin memperluas layanannya. Yakni, memfasilitasi peer to peer (P2P) lending dengan layanan bernama Tara­lite yang memperoleh lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyediakan moda pembayaran investasi reksa dana, pembayaran dan pembelian produk digital seperti pulsa, PLN, hingga streaming dan games vouchers. Selain itu, OVO juga memberikan akses pembayaran, transfer, top-up, dan tarik dana, pembayaran asuransi, hingga menjadi rekan Pemerintah dalam penyaluran dan pencairan insentif program Kartu Prakerja.

Inovasi, kenyamanan, dan keamanan itu merupakan beberapa aspek yang menyokong pertumbuhan pendapatan OVO selama dua tahun terakhir. “Kami terus melakukan berbagai cara untuk beradaptasi dengan segala situasi, se­perti perkembangan teknologi, termasuk di masa pandemi. OVO telah membentuk gugus tugas untuk merancang serta mengimplementasikan strategi bisnis dan road map pengembangan produk,” ungkap Caroline.

Ia menambahkan, layanan OVO di masa pandemi ber­operasi normal dan inovasi kian dikembangkan agar bisa menyediakan layanan keuang­an terintegrasi yang me­rambah sektor lainnya, yakni asuransi dan investasi. Untuk asuransi, pengguna OVO sejak perteng­ahan April 2020 dapat memperoleh Perlindungan Jiwa Kecelakaan dan Covid-19 bebas premi di Prudential Indonesia. Layanan ini memfasilitasi pengguna OVO yang belum memiliki produk asuransi atau menginginkan asuransi tambahan untuk perlindungan di era pagebluk ini.

“Untuk investasi, melalui kemitraan dengan Bareksa, OVO menyediakan moda pembayaran untuk pembelian reksa dana dengan menggunakan layanan uang elektronik OVO,” kata Caroline. Selain itu, OVO juga memfasilitasi pembayaran parkir, tagihan, pulsa, moda pembayaran di ride-hailing (transportasi), dan donasi. Ke depan, OVO berencana terus berinovasi mengembangkan layanan asuransi dan investasi lainnya.§

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)