160.624 Paket Senyum Ramadhan Akan Disalurkan di 1.080 Desa

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1438 H, Rumah Zakat kembali meluncurkan program Senyum Ramadhan. Target dari program tersebut adalah tersalurkannya 160.624 paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di 1.080 Desa Berdaya binaan Rumah Zakat di 36 kota dan kabupaten dari Aceh hingga Papua. Adapun yang menjadi program Senyum Ramadhan antara lain Berbagi Buka Puasa, Kado Lebaran Yatim, Bingkisan Lebaran Keluarga, dan Syiar Quran.

Event Rumah Zakat Event Rumah Zakat

“Kami berkomitmen memberdayakan masyarakat di 1.080 Desa Berdaya tahun 2017 ini, berdasarkan pada target-target pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Momentum Ramadhan adalah momen istimewa saat masyarakat memerlukan bantuan kebutuhan pokok ekstra, karena biasanya kebutuhan mereka makin banyak dan harga-harga cenderung mahal. Hal inilah yang menjadi motivasi kami untuk meningkatkan jumlah dan sebaran program Senyum Ramadhan,” ungkap Nur Efendi, CEO Rumah Zakat. Program Senyum Ramadhan didistribusikan di Desa Berdaya binaan Rumah Zakat dari Aceh hingga Papua, jelas Nur Efendi.

Tren Berdonasi di Bulan Ramadhan

Keistimewaan bulan Ramadhan yang menawarkan pahala berlipat ganda, ternyata juga terlihat langsung dalam meningkatnya tren berdonasi para donatur Rumah Zakat dan masyarakat secara umum. Pada Ramadhan 2016 sebanyak 125.173 paket bantuan dapat tersalurkan ke seluruh Indonesia. Meningkat dari tahun tahun 2015 yang jumlahnya 110.291 paket bantuan.

“Oleh karena itu, harapannya program Senyum Ramadhan menjadi alternatif pilihan donasi para muzakki (pembayar zakat) dan masyarakat Indonesia. Meskipun demikian, kategori donasi yang paling banyak diamanahkan oleh masyarakat adalah zakat,” papar Nur Efendi. Menurut dia, hal ini sangat bersesuaian dengan visi pemberdayaan masyarakat berkelanjutan berbasis dana zakat.

Rumah Zakat sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) memiliki peran strategis untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Hal ini dikarenakan LAZNAS diantaranya memiliki peran sebagai lembaga filantropi yang menghimpun dana zakat dengan potensi yang besar dari masyarakat, sekaligus sebagai pelaku langsung program-program pemberdayaan secara langsung di tengah masyarakat.

“Kami mengharapkan, semangat masyarakat Indonesia untuk menunaikan zakat semakin tumbuh. Harapannya tren untuk berbagi (berdonasi) di Bulan Ramadhan bisa menjadi semangat bahkan gaya hidup sepanjang tahun. Karena hal ini berarti memperbesar peluang kita untuk memberdayakan masyarakat yang kurang mampu,” ujar Nur Efendi.

Rebranding Rumah Zakat: Untuk Kebahagiaan Bersama

Menjadi salah satu LAZNAS yang paling dipercaya oleh masyarakat memicu Rumah Zakat semakin berbenah dengan melakukan rebranding. Melalui rebranding ini Rumah Zakat berkomitmen semakin baik untuk kebahagiaan bersama. Kebahagiaan para donatur yang semakin mudah menyaluran donasi. Kebahagiaan penerima manfaat yang berdaya melalui beragam jenis program, serta kebahagiaan amilin yang bisa menunaikan amanah profesinya dengan optimal.

Program-program pemberdayaan yang dikelola Rumah Zakat, melayani masyarakat melalui sejumlah unit layanan utama seperti: 17 Sekolah Juara, dua Mobil Juara, sembilan Klinik Pratama RBG, 51 Ambulance Gratis, dan 20 Mobil Klinik. Harapannya program pemberdayaan dana zakat di berbagai bidang disertai dengan program istimewa seperti Senyum Ramadhan, menjadi elemen pendukung terwujudnya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)