Trend Canvas Framework Besutan Trend Watching

Di era yang serba cepat ini dengan berbagai produk baru, tuntutan konsumen terhadap produk atau layanan semakin cepat. Sebagai contoh, di awal adanya layanan taksi online Uber, ekspektasi pengguna terhadap waktu tunggu masih rendah. Waktu tunggu yang bisa selama 15 menit pada kala itu dirasa normal. Setelah layanan tersebut berjalan seiring waktu, kini ekspektasi waktu tunggu makin singkat, apabila supir Uber diprediksi datang lebih dari 5 menit sering kali pesanan dibatalkan.
Hal ini salah satu hal yang diperhatikan oleh Trend Watching. Fenomena ini disebut sebagai Emerging Customers Expectations, yaitu ekspektasi kastemer yang makin meningkat. Ekspektasi-ekspektasi ini lah yang perlu diperhatikan oleh para brand professional sehingga dapat mengantisipasi kemauan konsumen dan menyusun produk atau layanan yang dibutuhkan konsumen.
Ekspektasi ini dipetakan dalam sebuah kerangka kerja yang dinamakan Trend Canvas oleh Trend Watching. Kanvas ini membantu penggunanya untuk memetakan ekspektasi tersebut, yang juga digabungkan dengan Customer Basic Needs, kebutuhan mendasar konsumen. Kebutuhan mendasar ini contohnya adalah, dalam kasus layanan taksi online tadi, untuk mencapai suatu titik B dari titik A.


Berbekal trend-trend dari seluruh dunia yang telah dipetakan oleh Trend Watching dan dipublikasikan dalam Trend Report, ekspektasi dan kebutuhan mendasar tadi bisa dicocokkan dengan kerangka 16 Mega Trend, sehingga bisa ditemukan Driver of Change-nya, yaitu apa yang menyebabkan trend ini terjadi, apa yang berubah sehingga muncul trend ini, dan juga apa saja pemicunya. Selain itu, dari Trend Report tersebut kita juga bisa memetakan inspirasi dari organisasi lain yang telah mengaplikasikan inovasi serupa.
Keempat variabel tersebut adalah elemen-elemen yang dibutuhkan untuk kita dapat meramu inovasi-inovasi baru yang tepat guna dan tentunya, yang dibutuhkan dan yang akan dibicarakan oleh konsumen. Berbekal kanvas ini, marketers dan brand professional dapat mendahului pesaingnya dalam menciptakan atau menyempurnakan produk atau layanannya.

Penulis: Dilla Amran

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)