Infinix Mobile Ekspansi ke Pasar Indonesia

Setelah sukses memasarkan produknya di berbagai negara di Eropa, Timur Tengah dan Afrika, kini Infinix Mobile mulai merambah ke pasar Asia dengan memilih Indonesia sebagai pasar pertamanya. Bekerja sama dengan Lazada, Infinix meluncurkan konsep smart phone berteknologi tinggi dengan harga yang terjangkau, yakni Hot Note X551. Hot Note X551 menawarkan berbagai macam fitur serta keuntungan yang pas untuk menunjang kebutuhan masyarakat Indonesia. Didukung dengan batrei Lithium Polymer berkapasitas 4.000 mAh, memungkinkan Infinix Hot note X551 untuk bertahan dalam keadaan terpakai selama 4 hari, plus membutuhkan waktu 3 kali lebih cepat untuk melakukan pengisian ulang.

Infinix

Selain itu, beberapa keunikan lain yang ditawarkan oleh Infinix, dilengkapi dengan dual sim, 16 GB internal memory, RAM 2GB, desain yang ramping dan menawan, serta kualitas kamera depan dan belakang dengan masing masing resolusi 2 dan 8 MP. Keunggulan lainnya adalah produk ini dapat difungsikan menjadi power bank serta memiliki prosesor octa core 1,4 GHz yang mendukung kegiatan multitasking pada handphone tanpa sedikitpun mengalami system-crash.

Benjamin Jiang,  CEO Infinix Mobility, menyatakan bahwa produk ini sangat cocok dan efisien untuk digunakan oleh masyarakat Indonesia. Selain memiliki harga yang terjangkau, fitur-fitur yang ditawarkan juga memenuhi segala kebutuhan lifestyle masyarakat Indonesia.

“Produk kami menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. Dengan produk kami, konsumen dapat menggunakan ponselnya dengan aktif tanpa harus membawa charger atau power bank saat mereka berpergian. Waktu yang digunakan untuk melakukan pengisian ulangpun sedikit. Hanya 1 jam untuk pemakaian aktif selama 2 hari, “ katanya.

Infinix merupakan merek global yang memiliki base di China serta berkembang pesat di pasar Afrika, Timur Tengah, dan juga Eropa. Sejak berdiri di tahun 2009, Infinity Mobility telah menjadi satu pemain utama di dunia di bidang smartphone dan juga tablet. Dalam melakukan pemasaran, Infinix lebih fokus ke penjualan secara e-commerce. Jean-Alexis Chatelain, VP Infinix Mobility mengklaim bahwa cara pemasaran secara online jauh lebih efisien jika dibandingkan dengan pemasaran mendistribusikan produk ke toko toko.

“Seiring dengan kemajuan teknologi, Kami sebagai perusahaan global juga ikut melangkah ke depan. Produk kami meliputi manufacture, producing dan selling. Jadi tidak ada alasan untuk tinggal diam. Melakukan strategi pemasaran secara online merupakan hal yang tepat. Selain lebih menghemat biaya, strategi ini mampu memuaskan konsumen dengan mempermudah sistem pembelanjaan,” ujar Benjamin.

Selama 6 tahun terakhir, Infinix berhasil menjadi top selling di Afrika, Timur Tengah dan di Perancis dengan market share sebesar 50%. Bahkan di Afrika, penjualan produk Infinix dapat mencapai 50.000 unit per minggu. Diharapkan, penjualan di Indonesia juga mengalami hal yang sama.

“Indonesia memiliki jumlah market yang besar. Oleh sebab itu, kami membidik Indonesia sebagai pasar pembuka kami di kawasan Asia Tenggara. Produk kami juga sesuai dengan kebutuhan sehingga kami yakin satu atau tiga tahun ke depan Infinix akan menjadi produk yang bersaing di market Indonesia” tegas Benjamin

Lazada, selaku partner penjualan produk Infinix menanggapi secara positif. Rene Jansen, Chief Comercial Officer Lazada Indonesia, mengatakan,"Kami percaya fitus khas Hot Note X551 mampu memberikan konsumen Indonesia sebuah pengalaman menggunakan menggunakan fitur smartphone yang berbeda dan unik." (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)