Maipark Gandeng IFC Bentuk Asuransi Gempa

PT Asuransi Maipark Indonesia saat ini tengah mengembangkan sebuah produk asuransi yang membantu melindungi bank-bank yang menyediakan pinjaman bagi nasabah individual dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari kerugian yang diakibatkan gempa bumi dan bencana alam lainnya.

IMG_0001Dalam mengembangkan produk asuransi tersebut, Maipark yang mulai 2014 menjadi perusahaan spesialis reasuransi, menggandeng IFC (International Financial Corporation), anggota kelompok Bank Dunia.

Berdasarkan data IFC, lebih dari 12 juta penduduk Indonesia tinggal dan bekerja di wilayah-wilayah rawan gempa, dengan dampak ekonomis mencapai sekitar US$ 79 miliar. Risiko-risiko ini cenderung tinggi di wilayah seperti Yogyakarta dan Padang, di mana bank-bank yang mengalami dampak terburuk dari bencana mengalami kerugian sebesar antara 15%-35% dari pendapatannya.

Kerugian ini menghabiskan cadangan modal bank-bank tersebut dan mempengaruhi kemampuan mereka dalam memberikan pinjaman.

Dengan dukungan dari IFC, Maipark akan bekerja dengan perusahaan-perusahaan asuransi lokal untuk mengembangkan dan mendistribusikan sebuah produk asuransi asuransi index-gempa bumi. Perusahaan ini juga akan menjangkau beberapa bank komersial, bank regional dan lembaga keuangan mikro, terutama yang memiliki banyak klien yang berada di wilayah rawan gempa.

"Paparan bencana gempa bumi di Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia, baik dalam hal jumlah kematian maupun kerugian ekonomi. Kerjasama kami dengan IFC memungkinkan kami menyediakan perlindungan bagi bank dari kerugian finansial akibat gempa bumi," ujar Frans Sahusilawane, Presiden Direktur Maipark.

Asuransi yang dapat melindungi bank-bank dari kerugian sebagai akibat dari pinjaman-pinjaman yang bermasalah dan penarikan dana secara massal dapat meningkatkan manajemen risiko mereka terhadap bencana alam. Hal ini sebaliknya dapat memberikan dukungan terhadap kinerja keuangan yang lebih baik, suku bunga yang lebih rendah dan mengurangi gejolak dalam mendapatkan akses ke kredit dan mengembangkan layanan perbankan.

"Perlindungan asuransi bagi bank-bank yang menyediakan pinjaman kepada UMKM adalah hal penting dalam mempertahankan keberlanjutan usaha. Inisiatif ini merupakan proyek asuransi pertama IFC di Indonesia dan menggarisbawahi komitmen kami dalam mendukung sepenuhnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan menyediakan perlindungan bagi seluruh pihak penting yang terlibat," kata Sarvesh Sury, Country Manager IFC di Indonesia.

Proyek ini didanai pemerintahan Jepang, salah satu donor utama dari Global Index Insurance Facility, sebuah trust fund yang dikelola oleh IFC dan diimplementasikan bersama Bank Dunia (World Bank). Negara-negara donor lain adalah Uni Eropa dan Belanda. Tujuan dari fasilitas ini adalah untuk memperluas penggunaan asuransi index sebagai alat untuk mengelola risiko di bidang pertanian, ketahanan pangan dan pengurangan dampak bencana. (EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)