Unilever Pangkas Problema 2020 dengan ULAS dan U Camp

PT Unilever Indonesia Tbk. akan melipatgandakan bisnisnya tahun 2020. Target ini bukan tanpa risiko. Sebagai produsen consumer goods, Unilever menyadari besarnya kontribusi kemasan produknya terhadap gunungan sampah, terutama di Jakarta. Dengan berlipatnya bisnis Unilever, jumlah sampah yang dihasilkan pun bisa jadi berlipat pula. Selain perkara sampah, akan ada banyak masalah yang mengancam masa depan bumi, khususnya  Jakarta. Untungnya Unilever menyadari hal tersebut lebih dini. Solusi yang mereka tawarkan kepada bumi adalah dengan berinvestasi kepada sumber daya manusia secara berkelanjutan melalui ULAS, Unilever Leadership Actions on Sustainability yang dilanjutkan U Camp.

ULAS merupakan salah satu kompetisi yang diselenggarakan Unilever dan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia untuk mahasiswa di Indonesia. Program ini bertujuan untuk menggerakkan mahasiswa dalam mengembangkan ide-ide kreatif guna membatasi berbagai masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan.

U Camp Peserta U Camp berbagi pengalamannya

"Ada 57 ide yang kami terima, dan semua bagus-bagus. Bahkan ada juga yang menggandeng kawannya dari universitas di luar negeri. Dari 57 itu, dipilih 20 ide. Mereka diberi kesempatan untuk mengomunikasikan ide mereka melalui video campaign di fan-page Unilever," jelas Indrijati Rahayoe, Leadership & Organization Development Manager Unilever.

Dari video campaign tersebut dipilih 7 ide terbaik untuk mengikuti U Camp. Bukan itu saja, 3 video campaign dengan 'like' terbanyak pun berkesempatan menimba ilmu di U Camp sehingga ada 10 kelompok yang mengikuti U Camp. Berlokasi di Unilever Learning Center Mega Mendung, Puncak, kesepuluh tim ini mendapat pembekalan yang dibutuhkan dalam mengimplementasikan ide-ide mereka.

Selama empat hari hingga 27 Juli 2012 para peserta U Camp mendapat kesempatan membangun jaringan dan memperoleh inspirasi dari berbagai tokoh terkemuka seperti pakar ekonomi dan lingkungan Prof Dr Emil Salim, pendiri Yayasan Asgar Muda (social enterprise di Garut) Goris Mutaqim, pendiri Indonesian Future Leader Iman Usman, dan Putri Bumi Indonesia 2009 Nadine Zamira.

"Kesepuluh ide ini sangat beragam, tidak hanya masalah lingkungan. Ada juga yang menyangkut social entrepreneur, pemberdayaan masyarakat, bahkan pendidikan untuk anak jalanan," Indri menjelaskan. unilever menyediakan dana tak lebih dari Rp 20 juta tiap proyek untuk implementasi. Setelah U Camp selesai, peserta diberi waktu dua bulan untuk merealisasikan idenya. Dalam kurun waktu tersebut mereka didampingi oleh tiga mentor yaitu mentor dari Unilever, akademisi, dan organisasi nirlaba.

"Mentor dari Unilever akan mengawal peserta dalam project management dan kepemimpinan. Jangan sampai karena ada konflik internal kemudian di tengah jalan mereka bubar," lanjut Indri. Akademisi dari UI juga akan membantu peserta terutama dari sisi teori dan akademi. Mentor tersebut juga membantu peserta membagi waktu antara proyek dan jadwal kuliah. Sedangkan organisasi nirlaba akan menjadi konsultan dari proyek yang dikerjakan. Oleh karena itu Unilever akan menunjuk organisasi yang terkait dengan masing-masing ide.

Setelah dua bulan berjalan, Unilever berharap proyek tersebut tetap berlanjut di tataran masyarakat sendiri. "Kalau proyeknya bagus, masyarakat merasa perlu, pasti mereka akan melanjutkan dengan sendirinya," kata Sinta Kaniawati, General Manager Yayasan Unilever Indonesia. Di samping itu, tiga proyek terbaik akan mendapat sejumlah fasilitas dari Unilever seperti produk Unilever selama setahun. Kelompok dari 2 proyek terbaik juga berkesempatan magang di Unilever Jakarta. Tambahan kesempatan diberikan Unilever kepada pemenang utama. Kelompok tersebut akan diboyong ke kantor regional Unilever di Singapura. Tak hanya mengenal Unilever lebih dalam, kunjungan ini juga bertujuan mengenalkan kelompok pemenang atmosfir bekerja di lingkungan multikultur dengan 35 kewarganegaraan dalam satu lingkungan kerja. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)