Indonesia Kendaraan Terminal Bidik Pendapatan Naik 40%

(Kedua dari kiri) Direktur Utama IKT, Chiefy Adi Kusmargono bersama jajaran direksi IKT. (Foto : Vicky Rachman/SWA).

PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT)/IPC Car Terminal, anak perusahaan dari PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), memproyeksikan pendapatan di tahun 2018 naik sebesar 35-40% dibandingkan tahun 2017 senilai Rp 422,1 miliar.Perseroan juga menargetkan pertumbuhan laba bersih di tahun ini naik sekitar 35-40%.

IKT sepanjang tahun lalu mencetak kinerja keuangan positif karena pendapatannya mencapai Rp 422 miliar, naik 34,3% dibandingkan tahun 2016 senilai Rp 314,3 miliar. Laba bersih IKT di tahun lalu tumbuh 32,3%, atau menjadi Rp 130,1 miliar dari Rp 98,4 miliar di tahun sebelumnya. “Kami menargetkan pendapatan dan laba bersih tahun ini sekitar 35% hingga 40%, itu target moderat,” ujar Direktur Utama IKT, Chiefy Adi Kusmargono di Jakarta (11/4/2018).

Perseroan optimistis bisa mencapai target tersebut karena bisnis perseroan ditunjang pertumbuhan industri otomotif dan alat-alat berat. IKT merupakan operator terminal pelabuhan yang khusus melayani kargo kendaraan bermotor, yang mencakup mobil, truk, bus, alat-alat berat dan suku cadang otomotif.  IKT merupakan satu-satunya operator dedicated car terminal terbesar ketiga di Asia Tenggara dan terbesar ke-27 di dunia.

Chiefy mengatakan perusahaan menggarap tiga lini usaha. Yang pertama adalah bisnis terminal handling yang melayani bongkar muat kendaraan dan alat-alat berat. Kedua, value added services meliputi pencucian, pemasangan aksesoris sesuai pesanan klien dan layanan tambahan lainnya. Ketiga, Ro-Ro service yang berfungsi menunjang proyek tol laut pemerintah. Pendapatan dari terminal handling berkontribusi sebesar 97% terhadap total pendapatan IKT.

Lebih lanjut, Chiefy menyebutkan perseroan hendak melaksanakan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) IKT. Rencananya, perseroan akan melepas 30% saham ke public di semester I tahun ini dan membidik dana segar dari IPO ini senilai Rp 1 triliun."Nantinya, dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan bisnis. Sebagian besar yaitu sekitar 70% untuk investasi pengembangan terminal dan sisanya untuk modal kerja," jelas Chiefy.Dia menjelaskan, perseroan akan menambah kapasitas lapangan penempatan mobil, alat berat dan suku cadang menjadi 2,5 juta unit dari saat ini sebanyak 700 ribu unit. "Luas lapangannya akan bertambah menjadi 89 hektar dari sebelumnya 31 hektar," tambahnya.

Roadshow IPO

Chiefy menyebutkan penjamin pelaksana emisi yang ditunjuk yakni Bahana Sekuritas, Mandiri Sekuritas dan RHB Sekuritas. Ketiganya menjadi joint lead underwriter. Proses IPO IKT masih dalam tahap pendaftaran pertama di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kemudian, tahapan itu dilanjutkan ke tahap kedua dan melaksanakan IPO di Bursa Efek Indonesia.

Selain itu, perseroan juga merencanakan untuk menggandeng mitra strategis untuk mengembangkan bisnis yang dijalankan sepanjang ini. Dari dalam negeri, pihaknya membidik beberapa entitas bisnis yang bergerak di bidang logistik, truck carrier, terminal operator, shipping line, dan juga perusahaan jasa keuangan. Perseroan juga akan roadshow ke sejumlah negara untuk menggaet investor mancanegara. Perseroan telah mengunjungi Thailand. Selanjutnya, IKT bakal mengadakan roadshow lanjutan ke Singapura, Malaysia, Thailand, dan Hongkong, Inggris serta negara-negara di Eropa.

Ia meyakini bisnis perseroan akan prospektif seiring dengan rencana menggelar IPO dan  menggandeng perusahaan global untuk bekerja sama dalam pengoperasian terminal, terutama di wilayah-wilayah tujuan ekspor otomotif dari Indonesia. "Kami cari mitra global itu untuk memperluas jaringan bisnis hingga ke Amerika Latin dan Timur Tengah," kata Chiefy. Adapun, IKT mencatat rasio laba bersih terhadap aset (return on assets/ROA) pada 2017 mencapai 39%. Rasio laba bersih terhadap ekuitas (return on equity/ROE) sebesar 55% dan rasio ekuitas terhadap aset (equity to asset) mencapai 70%.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)