Universitas Pertamina Siap Tempur di Industri Pendidikan

PT Pertamina (Persero) meresmikan universitas perdana milik Pertamina di Indonesia. Berlokasi di Simprug, Jakarta Selatan, Universitas Pertamina ini merupakan wujud kontribusi Pertamina pada masyarakat Indonesia melalui penyelenggaraan kegiatan pendidikan tinggi. Berikut wawancara SWA Online dengan Prof Akhmaloka, Rektor Universitas Pertamina.

Prof Akhmaloka, Rektor Universitas Pertamina (kiri) Prof Akhmaloka, Rektor Universitas Pertamina (kiri)

Seperti apa pengembangan Universitas Pertamina?

Sesuai Surat Keputusan Kemenristekdikti (Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi) kami resmi berdiri pada 1 Februari 2016. Sebagai kampus swasta milik perusahaan, kami ingin menghasilkan lulusan yang dapat mengisi kebutuhan di Indonesia, khususnya di industri migas dari hulu ke hilir.

Untuk mendukung itu, universitas memiliki 6 fakultas dan15 program studi, yaitu Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Teknologi Eksplorasi dan Produksi, Fakultas Perencanaan Infrastruktur, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Diplomasi, dan Fakultas Sains dan Komputer

Pertamina juga telah menunjuk Pertamina Foundation, yang akan melakukan pengelolaan asset untuk mendukung penyelenggaraan perkuliahan yang meliputi sarana dan prasarana untuk kampus, sarana olah raga perpustakan & laboratorium.

Kapan akan dilakukan pendaftaran bagi mahasiswa baru?

Saat ini kami sedang persiapan pendaftaran yang dibagi menjadi 2 gelombang. Gelombang pertama mulai 7 April 2016. Kemudian gelombang kedua pada awal bulan Juni. Akhir april akan dilakukan seleksi akademik, dimana tidak seperti SMBPTN tapi lebih kepada TPA atau Tes Potensi Akademik. Untuk biaya pendaftaran sebesar Rp 300 ribu.

Dari mana modal untuk mendirikan universitas ini? Apakah ini menggunakan dana CSR Pertamina?

Modal berasal subsidi dari Pertamina Foundation dan CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT Pertamina (Persero). Walaupun ini merupakan universitas milik Pertamina, tetapi perusahaan tidak ingin mengambil untung. Korporasi justru me-support melalui dana CSR tersebut.

Apa yang membedakan Universitas Pertamina dengan universitas lain yang sudah ada?

Lulusan kami harus S1 yang plus. Di tahun pertama, kami berikan fundamental basic science. Di tahun kedua akan dilakukan pendalaman sesuai jurusan. Sedangkan tingkat 3 dan 4, mahasiswa akan diberikan kuliah oleh praktisi dan pelaku industri misalnya di bidang migas. Sehingga mereka memiliki fundamental yang baik dan terampil serta sudah pernah berproses dan berinteraksi dengan pelaku di dunia industri.

Kami pun akan kembangkan 2 kali magang di industri selama 2-3 bulan. Tujuannya adalah mahasiswa dapat melihat langsung masalah di lapang.

Fakultas dan jurusan apa yang menjadi unggulan?

Unggulan disini adalah yang menjadi target akreditasi internasional di 5-6 tahun mendatang. Ada 3 fakultas yaitu Fakultas Perencanaan Infrastuktur, yang di dalamnya terdapat program studi Teknik Lingkungan dan Teknik Sipil, dll. Kedua, Fakultas Teknologi Eksplorasi dan Produksi yaitu Teknik Perminyakan, dll. Ketiga, Fakultas Teknologi Industri yaitu Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknik Logistik, dll.

Berapa target penerimaan mahasiswa tahun ini?

Target di semester ganjil tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 750-1.000 mahasiswa baru per program studi

Bagaimana cara mengenalkan universitas ke masyarakat?

Kami akan buat Educational Fair pertama di kampus, dimana akan adaa TO (Try Out) gratis, dengan target 4000 peserta. Lalu TO selanjutnya pada 9 dan 10 April 2016. Kegiatan ini akan dilaksanakan di 10 kota besar, seperti Jakarta, Medan, Palembang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, dll.

Siapa target market Universitas Pertamina?

Target kami pastinya masyarakat umum. Karena kami ingin hadirkan pendidikan  yang terjangkau dan lulusan dalam negeri yang berkualitas.

Berapa uang masuk dan biaya kuliah per tahun?

Di tahun pertama ini, mahasiswa akan dikenakan sebesar Rp 10 juta untuk biaya pengembangan universitas. Kemudian per semester sebesar Rp 10 jt. Ini berlaku untuk semua jurusan atau program studi.

Apa ada pemberian beasiswa?

Tentu. Setiap tahun target aliran dana beasiswa sebesar 20 persen tiap tahun. Ada dua jenis beasiswa yaitu untuk yang tidak mampu secara ekonomi dan berdasarkan kemampuan akademik atau prestasi.

Untuk beasiswa berdasarkan ketidakmamluan ekonomi, sistemnya mirip dengan beasiswa bidik misi. Kami memberikan biaya kuliah dan biaya hidup per bulan. Tes akan dilakukan di lokasi diadakannya TO dan kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas pendidikan provinsi untuk mencari anak yang kurang mampu dan berprestasi di sekolahnya.

Sedangkan beasiswa prestasi ada dua yaitu berdasarkan IPK, dan perusahaan akan adakan creative contest. Bagi siswa kelas 3 SMA yang menjadi pemenang lomba menulis essay maka akan mendapat beasiswa penuh untuk kuliah dan biaya hidup. Ada juga yang mendapat pembebasan setengah uang kuliah.

Apa target untuk 5 tahun ke depan?

Target 5 tahun ke depan adalah akreditasi. Kemudian setelah 5 tahun akan fokus pada peningkatan kemampuan dan hasil studi riset mengenai energi baru dan terbarukan.

Untuk sistem belajar dan mengajar, pada tahun ini akan menggunakan bilingual. Lalu tahun 2017 semua kegiatan belajar mengajar menggunakan Bahasa Inggris. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)