IHSG Pekan Ini Naik 1,76 Persen

Pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia. (Ilustrasi Foto : Vicky Rachman/SWA)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 22 Februari 2019 ditutup di level 6.501 poin, naik 1,76 persen dari 6.389 poin pada penutupan pekan sebelumnya. Seiring dengan kenaikan IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga mengalami peningkatan sebesar 1,76 persen menjadi sebesar Rp 7.392 triliun dari Rp 7.264 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Untuk rata-rata nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami peningkatan sebesar 5,18 persen menjadi Rp 9,63 triliun dari Rp 9,16 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Kemudian untuk rata-rata volume transaksi harian naik sebesar 0,03 persen menjadi 14,22 miliar unit saham dari 14,21 miliar unit saham. Hanya rata-rata frekuensi transaksi harian yang mengalami penurunan sebesar 4,40 persen menjadi 444,47 ribu kali transaksi dari 464,93 ribu kali.

Selama sepekan, berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia, investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp 79 miliar. “Dan sampai dengan pekan akhir bulan Februari 2019 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 10,88 triliun,” demikian keterangan tertulis BEI di Jakarta, Jum’at (22/2/2019).

Pada Rabu pekan ini, BEI kembali mencatatkan obligasi dan sukuk ijarah. Kali ini yang dicatatkan adalah Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2019 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2019, yang diterbitkan oleh PT PLN (Persero) dengan nilai nominal sebesar Rp 2,39 triliun untuk Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2019, serta Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2018 yang dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp 863 miliar. Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 13 emisi dari 10 perusahaan senilai Rp 11,44 triliun.

Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 390 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 420,91 triliun dan US$ 47,5 juta, diterbitkan oleh 117 perusahaan tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 100 seri dengan nilai nominal Rp 2.454,83 triliun dan US$ 400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp 9,55 triliun.

www.swa.c.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)