Pelindo III Terbitkan Obligasi Global Senilai US$ 500 Juta

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III kembali menerbitkan obligasi global sebesar U$500 Juta dengan tenor 5 tahun dan besaran kupon  4,5 % yang akan jatuh tempo pada 2023.

Meski pasar finansial bergerak volatil, Pelindo III mampu melakukan penetrasi pasar dengan eksekusi satu hari dan tanpa roadshow. Menurut CEO Pelindo III Ari Ashkara, pemesanan surat utang ini mengalami kelebihan permintaan sebanyak hampir dua kali. "Kinerja perusahaan menunjukkan impresi yang meyakinkan, sehingga para investor obligasi menaruh kepercayaan," ujarnya.

Data statistik distribusi Pelindo III menyebutkan surat utang yang diterbitkan berhasil menarik minat secara global dengan total 68 akun yang berpartisipasi. Secara geografis, alokasi surat utang ini didistribusikan sebesar 71% ke Amerika Serikat, 14% ke Asia, dan 15% ke Eropa dengan tipe investor 75% adaah fund managers, 8% bank, dan 17% asuransi serta dana pensiun.

Surat utang ini akan dicatatkan di Singapore Stock Exchange. Bertindak sebagai joint lead managers  adalah ANZ, Mandiri Securities dan Standard Chartered Bank.

Menurut Ari, korporasi akan mengelola dana tersebuy untuk membiayai belanja modal perusahaan yang diperkirakan mencapai Rp7,2 triliun. Selain itu, Pelindo III juga akan melakukan refinancing utang senilai Rp4,39 triliun dan sejumlah aksi korporasi lainnya seperti pembelian saham swasta.

Belanja modal tersebut akan digunakan untuk sejumlah program strategis antara lain pembangunan tahap pertama Terminal Kalibaru Barat, revitalisasi alur dan beautifikasi fasilitas Pelabuhan Benoa, dan pembangunan Terminal Cruise dan Peti Kemas Gilimas Lombok.

Editor : Eva Martha Rahayu

wwww.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!