Faktor di Balik Torehan ANZ Cetak Penjualan ORI 010 Tertinggi

PT Bank ANZ Indonesia (ANZ) berhasil mencatatkan diri sebagai bank asing dengan penjualan Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI) 010 tertinggi. Bank berhasil menjual obligasi tersebut dengan nilai mencapai Rp 1,93 triliun. Joseph Abraham, CEO ANZ Indonesia pun berujar capaian tersebut, salah satunya, karena bank mempunyai jaringan di sejumlah kota besar di Indonesia.

"Pencapaian ini menunjukkan kekuatan bisnis ritel, basis nasabah, serta merek yang telah dibangun ANZ di Indonesia," terang Joseph, di Jakarta, Selasa (22/10/2013).

anz

Bukan kali ini saja ANZ menjual ORI. Tahun ini adalah ketiga kalinya ANZ menjadi agen penjual ORI. Pihak bank pun mengklaim bahwa mereka mencapai target penjualan ORI secara konsisten. "Kami mulai mendapatkan lisensi dari Kementerian Keuangan, tiga tahun lalu," sambung dia.

Sekarang bank pun sukses memasarkan ORI 010 dengan nilai Rp 1,93 triliun. Investor yang membeli ORI ini sebagian besar datang dari luar Jakarta dengan persentase 56 persen dari total penjualan ORI yang diraih ANZ. Atau, nilainya mencapai Rp 1,08 triliun. "Sekarang kami menjadi bank internasional yang menjual ORI tertinggi," tegas dia.

Jurus apa yang dilakukan oleh ANZ Indonesia hingga bisa mencapai hasil tersebut? Joseph menyebutkan, bank mempunyai jaringan yang cukup luas, yakni dengan 28 kantor cabang di 11 kota besar di seluruh Indonesia. Dalam memasarkan ORI, tim ANZ pun berkerja dengan maksimal.

"Dan tentu yang sangat penting adalah mengedukasi nasabah tentang apa manfaat ORI dan membantu mereka mengerti potensi investasi ORI secara jangka panjang." Terkait hal itu, bank memang melakukan customer engagement di sejumlah kota besar, seperti Surabaya, Manado, dan Medan. Hasilnya, ia menyebutkan, "Kami punya 2.800 aplikasi dari investor dari seluruh Indonesia, di mana sekitar 60 persen datang dari luar Jakarta," ujarnya.

"ANZ bangga menjadi agen penjual ORI 010 dan membantu pemerintah Indonesia dalam menghimpun dana masyarakat yang akan digunakan dalam APBN tahun 2013, untuk mendorong pembangunan dan perekonomian Indonesia," ungkap Joseph.

Pihak Kementerian Keuangan pun menyebutkan, total penjualan ORI 010 mencapai angka RP 20,2 triliun. Artinya, animo masyarakat cukup tinggi terhadap instrumen investasi ini. "Pemerintah mengapresiasi ANZ atas usahanya dalam memasarkan ORI 010, walaupun di tengah ketidakpastian perekonomian dunia," tutur Robert Pakpahan, Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan. (E VA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)