Mengenal Risk dan Reward dalam Investasi Saham

Foto: Ilustrasi (dok)

Pernah mendengar istilah profit taking atau cut loss saat berinvestasi saham? Mungkin kedua istilah ini sudah tidak asing bagi para investor andal yang sudah berpengalaman. Tetapi bagaimana dengan investor yang baru terjun ke dunia saham?

Profit taking terjadi ketika investor mengambil  keuntungan dengan cara menjual seluruh atau sebagian saham saat harganya lebih tinggi daripada harga beli. Sedangkan, cut loss adalah upaya untuk membatasi kerugian dengan cara menjual saham karena harga saham terus menurun.

Kedua tindakan tersebut merupakan bagian dari risk dan reward dalam investasi saham. Dilansir dari Finansialku.comrisk dan reward merupakan faktor penting dalam money management atau manajemen keuangan. Seringkali investor pemula belum terlalu mahir dalam menentukan risk dan reward, artinya mereka belum tahu kapan harus keluar. Hal inilah yang menyebabkan seseorang gagal berinvestasi.

Risk atau risiko pasti ada dalam investasi. Memang ada ungkapan high risk high return atau semakin tinggi risiko maka semakin tinggi pula hasilnya. Namun, bukan berarti ketika menghadapi risiko kita hanya diam dan menerima apa adanya tanpa persiapan. Oleh karenanya, yang dapat kita lakukan adalah membuat mitigasi agar risiko dapat dicegah dan diminimalisasi. Caranya adalah dengan menentukan stop loss dan melakukan cut loss

Stop loss adalah interval batasan harga saham yang diinginkan investor. Umumnya menentukan batas harga terendah yang dapat ditoleransi. Sehingga investasi saham hanya berlangsung di kisaran harga yang dapat diinginkan. Tindakan ini merupakan upaya preventif untuk mencegah kita mengalami kerugian dari anjloknya harga saham.

Bersamaan dengan menentukan risk, investor juga harus menentukan seberapa besar reward yang diinginkan. Dengan begitu, investor akan mengetahui apakah risiko yang didapat sebanding dengan potensi keuntungannya atau tidak. Jangan sampai risiko yang ditanggung lebih besar dari peluang keuntungan. Besarnya reward ini juga sebaiknya dikalkulasikan sesuai dengan tujuan keuangan. (Mutiara Ramadhanti)

Artikel ini diproduksi oleh tim finansialku.com untuk swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)