Tulus Belajar Investasi Saham

Tulus mempertimbangkan untuk berinvestasi saham setelah bertatap muka dengan pelaku pasar modal di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di penutupan perdagangan saham bulan Oktober 2017. “Saya belum berinvestasi saham, tetapi setelah berbicara dengan teman-teman di BEI, ternyata investasi saham itu mudah, tidak rumit seperti yang saya bayangkan,” ujarnya di sela-sela Stock Sound di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (31/10.2017). Saat itu, Tulus untuk pertamakalinya menginjakkan kakinya di BEI dan berjumpa langsung dengan investor. “Saya dan mereka saling bertukar kartu nama, jadi saya bisa bertanya-tanya seputar investasi saham,” imbuhnya. Penyanyi bernama lengkap Muhammad Tulus ini tak menduga jika berinvestasi saham itu lebih mudah dari yang dibayangkannya. Investor cukup menggelontorkan dana sebesar Rp 100 ribu untuk berinvestasi saham, seperti reksa dana atau membeli saham.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Hamdi Hassyarbaini dan Tulus. (Foto : Vicky Rachman/SWA)

Untuk meningkatkan nilai aset atau mengembangbiakkan kekayaan pribadinya, Tulus menyatakan dirinya sudah berinvestasi dengan mendirikan CV Tulus Company. Perusahaan yang didirikan bersama kakaknya ini dianggapnya sebagai instrumen investasi. “Tulus Company adalah label rekaman,” sebut pelantun lagu berjudul Sewindu ini. Tulus Company, menurut Tulus, berencana mengembangkan bisnis perusahaanya dengan menggaet musisi potensial yang akan dikelola perusahaanya ini. “Sampai saat ini, saya adalah musisi yang ditangani Tulus Company,” ucapnya.

Rencana Tulus bermain saham ini menambah daftar musisi yang kesengsem menjadi investor di pasar modal. Sebelumnya, Raisa merasakan keseruan berinvestasi saham setelah mempelajarinya beberapa kali.  “Awalnya gak percaya karena saham itu terkesan serius. Tapi dua kali belajar saham dan cukup mengerti, ternyata menyenangkan,” ucap Raisa di sela-sela acara Stock Sound pada Maret Silam. Raisa memahami karakter berinvestasi saham itu berisiko dan menawarkan imbal hasil yang tinggi. Namun, Raisa tidak terlalu mengkhawatirkan hal ini lantaran nilai asetnya masih belum fantastis. “Saham itu high risk high return. Tapi saya belum pernah worried banget karena nilai asetku belum besar juga, belum sampai triliunan rupiah, ciyee,” ujar isteri dari Hamish Daud ini. Raisa sudah membuka rekening efek di PT Mandiri Sekuritas sebagai nasabah Mandiri Sekuritas ke 33.333. (*)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)