7 Dekade di Indonesia, ICRC Gelar Pameran Foto

Pasca 7 dekade berada di Indonesia, Komite Internasional Palang Merah (ICRC) kembali menggaungkan namanya. Untuk menunjukkan eksistensinya terhadap permasalah kemanusiaan di Indonesia dan internasional, ICRC mengadakan pameran foto. Acara ini berlangsung terhitung dari hari Selasa, 20 September 2016 hingga hari Jumat, 23 September 2016 di Atrium Setiabudi.

icrc

Selama ini ICRC terus berevolusi demi menjawab tantangan kemanusiaan. Contohnya saja sejak perjuangan kemerdekaan Indonesia, konflik Timor Timur, Tsunami Aceh, serta kekerasan kemanusiaan di Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku. Sebagai bagian dari misi untuk melindungi dan membantu korban perang serta kekerasan lainnya, ICRC berupaya memastikan penghormatan terhadap hak mereka. Termasuk dalam mengingatkan pihak yang berwenang mengenai tanggung jawab hukum humanitarian internasional serta hak asasi manusia.

Marie Claire Feghali, Koordinator Komunikasi ICRC, mengatakan, selama ICRC sustain, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi negara percontohan baik dalam hal demokrasi maupun toleransi. Pasalnya, meskipun Indonesia dahulu sering dilanda konflik, keberagaman Indonesia menjadi kekuatan sehingga dapat menjalankan prinsip demokrasi secara baik.

Melalui pameran ini pula, ICRC hendak menekankan pentingnya sebuah perkembangan dan kebangkitan, sebagai pemenuhan untuk kebutuhan dan ekspektasi masyarakat. Selain itu, Indonesia dapat menjadi contoh penyembuhan serta mengatasi luka lama sejarah yang telah terjadi.

"Saat ini ICRC sudah berada di indonesia selama 70 tahun dan tersebar di 80 negara. Sebagai Negara yang pernah terlibat konflik, kami ingin menyampaikan ide mengenai Indonesia yang bisa di jadikan role model untuk negara negara lain. Perkembangan Indonesia cukup bagus jika dibandingkan dengan negara negara lainnya," ujar Marie.

Di Indonesia sendiri, ICRC telah mengembangkan program pendidikan dan outreach untuk membangun kesadaran mengenai hukum kemanusiaan di kalangan anak muda. Caranya adalah dengan bekerja sama dengan universitas di seluruh Indonesia untyk memberi kuliah umum. Selain itu, ICRC juga berkontribusi terhadap pelatihan kemanusiaan dari para penggiring opini maupun aparat yang berwenang agar memperkuat penghormatan terhadap martabat manusia serta aktif dalam aksi kemanusiaan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)