Bukti Citi Indonesia Peduli Budaya

Selama bulan Juni hingga Juli mendatang, warga kota Jakarta berada dalam masa perayaan Hari Ulang Tahun ibukota Indonesia ini. Banyak acara diselenggarakan untuk memperingatinya. Beragam kalangan, termasuk dari swasta, mengadakan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah bank Citibank Indonesia.

Sekalipun Citibank adalah bank asing di Indonesia, bank ini tetap berusaha memperlihatkan kepeduliannya terhadap budaya lokal. Pada Sabtu (15/6/2013) kemarin, sekitar  1.300 keluarga besar Citibank Indonesia yang terdiri dari jajaran manajemen, karyawan beserta keluarga melakukan berbagai kegiatan pembelajaran budaya Betawi dengan tajuk “Citi Cinte Betawi.”

Kegiatan Citi Cinte Betawi

Citi Cinte Betawi adalah bagian dari Citi Global Community Day (GCD), yaitu kegiatan tahunan Citi di seluruh dunia, sebagai bentuk komitmen dan kepedulian Citi terhadap masyarakat. Memasuki tahun ke-8 pelaksanaannya, GCD tahun ini secara khusus bertujuan untuk mengenal lebih dekat sekaligus memelihara kebudayaan Betawi sebagai bagian dari kota Jakarta yang tahun ini memasuki usia ke-486.

Gedung Arsip Nasional menjadi tempat seluruh kegiatan Citi Cinte Betawi berlangsung. Para Citibankers diberikan pilihan untuk mengikuti berbagai kegiatan, seperti belajar dasar pencak silat, menari, mencanting, dan melukis topeng betawi yang merupakan bagian dari budaya Betawi.

“Jakarta merupakan kota yang mempertemukan banyak budaya dan kesenian dari berbagai penjuru nusantara dan bahkan dunia, yang melebur dan menjadi budaya besar: Betawi,” ungkap Tigor M Siahaan, Citi Country Officer Indonesia. Menurut dia, banyak nilai-nilai dari budaya Betawi yang dapat diambil sebagai teladan, misalnya disiplin dan kerja sama dalam pencak silat.

Pada acara tersebut, pihak Citibank Indonesia juga melibatkan Lembaga Kebudayaan Betawi, yang didirikan untuk membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penelitian, penggalian, pengembangan, dan pemeliharaan nilai-nilai budaya tradisional Betawi. “Konsep pembelajaran budaya Betawi yang kami berikan adalah melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan-kegiatan kebudayaan Betawi yang interaktif,” sebut Tatang Hidayat, Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi.

Selain berupaya menyerap nilai-nilai positif yang terkandung di dalam budaya Betawi, Citibank Indonesia juga memberikan sumbangan kepada LKB dalam bentuk peralatan kegiatan pembelajaran budaya Betawi, seperti tungku untuk mencanting, membuat kerak telor, dan bir pletok serta perlengkapan peralatan musik tradisional Betawi. “Kontribusi Citibank sebagai perusahaan internasional untuk turut memelihara dan memperkenalkan budaya Betawi patut menjadi panutan. Kami sangat menghargai inisiatif Citibank dalam mengadakan kegiatan seperti ini,” tambah Tatang.

Sebagai informasi, GCD 2013 Citi Cinte Betawi dikoordinasikan melalui Citi Peka, sebuah unit di dalam Citibank Indonesia yang bertujuan mengelola kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia dan memiliki kemandirian dalam mengelola program kemasyarakatannya. Secara global, Citi Peka memperoleh dukungan dana dari Citi Foundation New York serta Citibank Indonesia. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)