CSR PJB Diminati Perusahaan Listrik Asal Laos

Benchmarking visit Electricite Du Laos ke Unit Pembangkit (UP) milik PJB, 4 – 7 September 2017.

PT PJB kembali berhasil memperoleh penghargaan di tingkat Asia yaitu AREA (Asia Responsible Entrepreneurship Award). Penghargaan ini pemicu PJB untuk terus berusaha mengembangkan dan memperbaiki pengelolaan program-program CSR. Gayung bersambut, prestasi PJB ini menarik minat perusahaan negara Laos bernama Electricite Du Laos.

Electricite Du Laos adalah perusahaan pembangkit listrik, transmisi listrik, dan melakukan distribusi listrik di Laos. Benchmarking visit dilakukan oleh Electricite Du Laos terkait program CSR PJB. Ini juga menjadi keberlanjutan dari ‘5th Annual Meeting of Hapua Working Group No. 5’ pada tanggal 16 – 18 November 2016 di Tagaytay, Filipina.

Benchmarking visit dilaksanakan di Unit Pembangkit (UP) milik PJB yang berlokasi di Gresik dan Paiton, pada tanggal 4 – 7 September 2017. Electricite Du Laos menjadi perusahaan yang unggul di bidangnya, mereka belajar mengenai tanggung jawab sosial perusahaan yang diterapkan PJB untuk keberlangsungan perusahaan pada masa depan. Hal ini dilakukan untuk penigkatan kualitas CSR Electricite Du Laos agar lebih bermanfaat, berdampak dan berkelanjutan bagi setiap stakeholdernya. “Peninjauan CSR PJB yang difokuskan oleh perusahaan listrik asal Laos ini antara lain CSR policy & Governance, stakeholder engagement, environmental assessment, supply chain, community interest and evaluation (includes how to get community involve), dan masih banyak yang lain. Melalui kesempatan ini, PJB juga menjawab visinya untuk menjadi perusahaan terpercaya dalam bisnis pembangkitan yang terintegrasi dengan standar kelas dunia.” ujar pihak PJB.

UP Paiton menjalankan program CSR unggulan kepada Electricite Du Laos berupa OIS (Organic Integrated System) yang bertujuan untuk membangun jejaring pertanian berkelanjutan berbasis sistem pertanian organik. Melalui program ini UP Paiton menciptakan kemandirian pupuk dan benih, pelatihan pertanian, hibah pengadaan rumah kompos dan bank benih (jagung), perijinan kelembagaan training center dan penguatan kelembagaan & kelola lembaga berbasis organik. Sedangkan, UP Gresik dalam benchmarking visit nanti lebih menonjolkan program Bank Sampah di Kramatinggil & Sidorukun dan Sentra Lele Terpadu sebagai alternatif mata pencaharian bagi nelayan.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)