Lewat YouthSpark, Microsoft Dorong Kaum Muda Menjadi Wirausahawan

Microsoft dan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) melanjutkan
komitmennya untuk memberdayakan kaum muda di Indonesia dengan teknologi informasi dan komunikasi melalui program YouthSpark. Dalam program yang akan melibatkan 6.000 kaum muda pra-sejahtera di Indonesia ini, Microsoft dan YCAB memberikan pelatihan yang terstruktur dan dana hibah untuk pengembangan kewirausahaan bagi kaum muda pra-sejahtera di Indonesia.

Secara global ada 75 juta kaum muda yang tidak memiliki pekerjaan. Dan 1 dari 4 kaum muda sudah bekerja tapi hidupnya masih di bawah sejahtera. Berangkat dari kondisi itu, Microsoft berniat untuk memberdayakan anak muda dengan memberikan akses terhadap teknologi Microsoft untuk membantu mendapatkan pekerjaan atau berwirausaha.

Niatan itu dituangkan dalam program Microsoft Youthspark. Program ini merupakan inisiatif Microsoft yang dirancang untuk menciptakan kesempatan bagi ratusan ribu kaum muda di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dan memberdayakan kaum muda untuk bermimpi, merealisasikan potensi mereka, serta memberdayakan kaum muda untuk dapat merubah dunia mereka.

“Yang coba kami lakukan adalah teknologi dapat membantu kaum muda untuk belajar, untuk mendapatkan pekerjaan atau untuk menjadi wirausahawan, dan kami mendorong kaum muda untuk menggunakan teknologi untuk memulai usaha mereka,” jelas Claire Deevy, Citizenship Lead Microsoft Asia Pacific, Rabu (30/10/2013).

microsoftMicrosoft ingin memberdayakan sebanyak mungkin kaum muda di Indonesia dengan memberikan akses terhadap teknologi kepada anak muda karena mereka mempunyai potensi yang besar. “Untuk itu, kami bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM serta dengan YCAB agar program Microsoft YouthSpark bisa berjalan sukses,” Deevy menambahkan.

Microsoft pun bekerja sama dengan YCAB melakukan pelatihan kewirausahaan kepada 2.000 kaum muda pra-sejahtera di Jakarta sebagai tahap awal. Selain itu Microsoft juga memberikan dana hibah YouthSpark sebesar US$ 117.000 kepada YCAB untuk memberdayakan 2.000 kaum muda pra-sejahtera di seluruh Jakarta agar siap menjadi tenaga kerja atau wirausahawan dengan menggunakan teknologi Microsoft.

“Setelah di Jakarta, program ini akan dilanjutkan di Jambi pada tahun 2014 dan Manado pada tahun 2015. Jadi, melalui kerja sama ini, kami ingin menjangkau 6.000 kaum muda pra-sejahtera di seluruh Indonesia,” kata dia.

YCAB terpilih sebagai mitra dalam program YouthSpark karena lembaga ini memiliki visi dan misi yang sejalan dengan Microsoft, yaitu fokus pada pengembangan generasi muda agar siap berwirausaha ataupun memasuki dunia kerja. Selain itu, Microsoft telah bekerja sama dengan YCAB sejak tahun 2011 dalam penggunaan teknologi perangkat lunak dan pemberdayaan Rumah Belajar.

Menurut Veronica Colondam, pendiri atau CEO YCAB, kolaborasi antara YCAB dengan Microsoft kali ini bertujuan untuk menginspirasi kaum muda yang memiliki ketertarikan dan keinginan untuk mengatasi masalah sosial melalui pengembangan usaha yang layak atau biasa dikenal dengan istilah social entrepreneurship.

Untuk pertama kalinya, melalui program YouthSpark, ketiga pilar YCAB yaitu HeLP (Healthy Lifestyle Promotion), HoLD (House of Learning & Development) dan HOpE (Hands-On Operation for Entrepreneurship) dapat diintegrasikan. Sehingga diharapkan, melalui pendekatan holistik ini, kehidupan para kaum muda pra-sejahtera di Indonesia dapat berubah ke arah yang lebih baik.

“Selain itu, potensi mereka dapat direalisasikan melalui teknologi Microsoft dengan memperkenalkan mereka kepada sebuah komunitas online yang memungkinkan mereka untuk belajar, berbagi ide, dan berbagi jaringan sosial dan wirausaha di antara mereka,” papar Veronica.

Sementara itu, Abdul Kadir Damanik, Staf Ahli Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, menyambut baik komitmen Microsoft dalam mendukung pengembangan kewirausahaan di Indonesia, salah satunya melalui program Microsoft YouthSpark. Di mana program ini adalah salah satu bentuk hasil dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Koperasi dan UKM dan Microsoft yang ditandatangani pada bulan Februari 2013 lalu. “Kemitraan Microsoft dengan Kementerian Koperasi dan UKM dilakukan karena kedua belah pihak memiliki perhatian besar pada pengembangan kewirausahaan bagi kaum muda,” jelas Abdul. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)