Gandeng Kominfo, Huawei Komit Majukan Pendidikan di Indonesia

Kominfo dan Huawei Menandatangani Kesepakatan Kerjasama untuk Membangun Pusat Inovasi Melalui Optimalisasi Potensi Sumebr Daya Manusia. Kominfo dan Huawei Menandatangani Kesepakatan Kerjasama untuk Membangun Pusat Inovasi Melalui Optimalisasi Potensi Sumebr Daya Manusia.

Huawei Indonesia menunjukkan komitmennya untuk membangun pusat inovasi di Indonesia dengan menjalin kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Perusahaan asal Tiongkok ini berupaya mengembangkan sumber daya manusia dalam negeri di bidang inovasi industri, menyediakan akses pendidikan untuk talenta lokal terbaik, serta menyelenggarakan pelatihan di bidang teknologi komunikasi dan informatika.

Sheng Kai, CEO Huawei Indonesia, mengatakan, kerja sama dengan Kominfo sudah terjalin sejak tahun 2013. “Dalam mengembangkan pendidikan dan penelitian di bidang TIK. Melalui program kepedulian sosial ini, Huawei bersama mitra kerjanya terus berkomitmen memberikan kontribusi yang terbaik untuk meningkatkan industri telekomunikasi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Sejak tahun 2013, Huawei telah berkomitmen untuk memajukan pendidikan di Indonesia melalui kerja sama dengan Kominfo bidang riset TIK dan Sumber Daya Manusia, Telkom dan Telkomsel untuk mendidik mahasiswa-mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia selama tiga tahun.

Di tahun 2014, Huawei menyelenggarakan dua tahap pelatihan dalam program Huawei Certified Datacom Associate (HCDA) untuk mendidik lebih dari 200 mahasiswa yang berasal dari enam universitas terkemuka seperti ITB, Universitas Telkom, UI, Undip, dan ITS.

Sementara di tahun 2015 Huawei melanjutkan tahap ketiga yang melibatkan 125 mahasiswa dari lima universitas negeri seperti ITB, Universitas Telkom, UGM, UnHas dan ITDEL. Program pelatihan tersebut ebrlangsung dari tanggal 17-23 Mei 2015 dan fokus pada bdiang nirkabel (Huawei Certified Network Associate – HCNA), sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Basuki Yusuf Iskandar, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kominfo, mengatakan bahwa pendidikan merupakan investasi bangsa yang harus diperkuat untuk memajukan peradaban serta memperbaiki daya saing khususnya dalam hal inovasi, seiring dengan pertumbuhan industri TIK di Indonesia. “Melalui kerja sama dengan Huawei dalam membangun pusat inovasi, diharapkan SDM nasional dapat semakin berkualitas dan kompetitif,” ungkapnya. (EVA)

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)