Standard Chartered Gelar Program GOAL untuk Remaja Putri

Rino Donosepoetro, CEO Standard Chartered Bank Indonesia, sedang berbicara dengan para remaja putri

Perempuan merupakan kunci dalam keluarga. Perempuan dengan pendidikan yang baik merupakan keharusan, agar para perempuan bisa memiliki masa depan yang lebih baik. Apalagi perempuan merupakan ibu, awal pendidikan generasi selanjutnya. Dan, perempuan dengan pendidikan yang baik, pendukung ekonomi yang bisa membuat kehidupan keluarga lebih berkualitas. McKinsey Global Institute, sebuah lembaga penelitian bisnis dan ekonomi berskala global milik McKinsey & Company, melakukan penelitian di 2015 mengenai peranan perempuan dalam berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi global. Penelitian yang dilaksanakan di 95 negara tersebut, termasuk Indonesia, menyebutkan bahwa jika kesetaraan gender dapat diwujudkan, maka hal tersebut akan mendorong global PDB tahunan mencapai US$ 12 triliun pada 2025.

Penelitian itu juga menunjukkan bahwa salah satu upaya paling efektif untuk dapat mendorong terwujudnya kesetaraan gender adalah kepastian akses yang sama dalam memperoleh pendidikan bagi perempuan. Negara yang mampu memberikan kepastian hak pendidikan yang sama antara pria dan perempuan memiliki rata-rata 23 persen pendapatan per kapita lebih tinggi dibanding negara lain.

Hal inilah yang disadari Standard Chartered Bank (SCB) dengan meluncurkan program GOAL. Program global ini diluncurkan pertama kali di Ghana pada 2006. Saat ini GOAL sudah diterapkan di 21 negara, termasuk Indonesia. Kurikulum GOAL terdiri atas empat modul. “Be Money Savvy”, menitikberatkan pada pendidikan keuangan, “Be Yourself” mengajarkan keahlian komunikasi,  ”Be Healthy” mendasarkan pada pendidikan kesehatan dan kebersihan, serta “Be Empowered” yang mengajarkan remaja-remaja putri rasa percaya diri dan keahlian hidup. Tahun 2017 ini modul ke lima diperkenalkan, yaitu untuk mengembangkan kemampuan bekerja dan kewirausahaan remaja putri. Modul ke lima ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan dapat melengkapi remaja putri untuk memiliki penghasilan sendiri; baik melalui pekerjaan atau mengembangkan kewirausahaan sendiri,

Berlokasi di SMAN 181 Jakarta, SCB memperkenalkan Program GOAL ini. Tahun ini, SCB menargetkan 1.500 remaja putri Indonesia dari 10 sekolah dan 2 Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jatinegara sebagai peserta, dengan dukungan lebih dari 30 karyawan bank yang akan turut serta sebagai tim pelatih (trainer) dan sukarelawan. Diikuti 100 peserta remaja putri, Rino Donosepoetro, CEO SCB Indonesia, yang hadir dalam peluncuran tersebut mengatakan langkah ini merupakan komitmen bank yang sudah beroperasi 150 tahun ini untuk memberikan pengetahuan dan keahlian bagi remaja putri sehingga mereka mampu menentukan masa depan mereka sendiri.

“Ketika mereka diberikan pengetahuan dan keahlian yang benar untuk menentukan masa depan mereka, kami percaya, hal ini akan memiliki dampak yang luar biasa dalam mendorong perekonomian negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Sepanjang penyelenggaraan program tahun ini, SCB berkolaborasi dengan Women Win asal Belanda dan Yayasan Mitra Mandiri Indonesia.

Dalam modul baru tersebut, para remaja putri yang berusia 12-18 tahun tersebut akan menerima pembekalan dan pelatihan tentang keterampilan hidup, kesehatan, motivasi, serta literasi keuangan melalui kegiatan olahraga. SCB berkomitmen hingga 2020 secara global akan mendorong program GOAL ini menyentuh 600 ribu orang di seluruh dunia, sesuai dengan komitmen Clinton Global Initiative (CGI) di 2013. Hingga akhir 2016, secara global SCB telah mencapai hampir 50 persen dari komitmen CGI tersebut termasuk 285 ribu remaja perempuan.

Waluyo Suryantoro, Country Champion Patron untuk Youth Empowerment SCB, menambahkan, melalui program GOAL, pihaknya membantu pemerintah dalam memberikan pendidikan dan pelatihan tambahan, khususnya dalam hal pendidikan keuangan, sehingga bermanfaat bagi remaja putri di kemudian hari. Di Indonesia sendiri sejak pelaksanaan GOAL pada 2011 hingga 2016 program ini telah menjangkau 1.500 remaja di beberapa kota, seperti Jabodetabek, Bandung, Semarang, Medan, dan Denpasar.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)