Goldman Sachs: Ekspansi Korsel Naik 27%

Goldman Sachs Group Inc, pihak ketiga sebagai penasihat merger terbesar di dunia, mengatakan pengambilalihan / takeover yang dilakukan berbagai perusahaan Korea Selatan meningkat 27%. Pasalnya, berbagai perusahaan lokal dan saham pemerintah membeli aset luar negeri,

Volume kesepakatan tahunan mungkin meningkat hingga US$ 60 milliar sampai US$ 70 miliar dalam kurun tiga hingga lima tahun mendatang, ujar Kepala Investasi Perbankan Goldman Sachs di Korea Selatan, John Kim. Sebelumnya, negara yang masih 'bertengkar' dengan Korea Utara itu, menghabiskan US$ 55 miliar dalam transaksi merger, berdasarkan data Bloomberg.

Perusahaan lokal memang berambisi untuk memperluas pasar mereka ke luar negeri dan mencari akses ke sumber daya tertentu agar mereka dapat meningkatkan tawaran dalam membeli aset luar negeri, kata Kim. “Banyak perusahaan Korea yang bekerja sama dengan dana ekuitas swasta dan mitra lain untuk membeli aset di luar negeri. Kecenderungan ini tidak banyak dilakukan lima tahun lalu,” kata Kim. “Pembeli asal Korea menjadi lebih tertantang untuk ekspansi ke luar negeri.”

Goldman Sachs menduduki posisi ke 2 sebagai bank yang turut serta dalam merger yang dilakukan perusahaan Korea. Tahun sebelumnya, mereka berada di posisi ke sepuluh. Goldman Sachs mendapat penilaian yang cukup bagus setelah menjadi pihak ketiga dalam pembelian saham Hyundai Engineering & Construction Co senilai US$4,6 miliar. Pihak ketiga yang mendapat posisi pertama, mengungguli Goldman Sachs, di Korea Selatan adalah Korea Development Bank serta di posisi ketiga adalah Woori Investment & Security Co.

Goldman Sachs yang berbasis di New York juga menjadi pihak ketiga saat Posco, produsen baja terbesar ketiga di dunia, membeli saham produsen logam di Brazil. Goldman Sachs menginvestasikan lebih dari US$1,5 miliar di Korea Selatan sejak 1999 dan mendirikan kantor perwakilan di Seoul pada 1992. Perusahaan Wall Street itu lalu mendapatkan lisensi perbankan cabang lokal pada Juni 2006. Saat ini, Goldman Sachs memiliki 180 pegawai di Seoul yang tersebar pada unit bank, sekuritas dan layanan manajemen aset.

Kim yang bergabung pada Goldman Sachs sejak 2000 itu mengatakan bahwa perusahaan mempertimbangkan akan memperluas layanan mereka di perusahaan menengah jika Korea Selatan lebih aktif dalam melakukan akuisisi di luar negeri. Menurut Kim, penjualan perusahaan seperti Woori Finance Holdings Co dan Hynix Semiconductor Inc masih mendominasi pengambilalihan domestik. Financial Services Commission memunculkan rencana untuk menjual 57% saham yang dimiliki oleh pemerintah. Saham tersebut diperkirakan bernilai 6,4 triliun won.

Saat ini, akuisisi terbesar dilakukan oleh perusahaan produk olahraga Fila Korea Ltd yang membeli perusahaan AS, Acushnet Co, bagian dari Fortune Brands Inc dengan uang tunai sebesar US$ 1,23 miliar. Pihak penjamin dalam akuisisi itu adalah National Pension Service, Mirae Private Equity dan KDB Financial Group Inc.

Keputusan bebeberapa perusahaan Korea Selatan berekspansi ke luar negeri merupakan bagian dari konsorsium untuk mengurangi akses beban keuangan atau menambah keuntungan pada komoditas dan pasokan energi tanpa memiliki saham mayoritas. “Perusahaan Korea melakukan akuisisi ke luer negeri karena tren penting. Berbekal pengalaman masa lalu dan kekuatan finansial, mereka lebih percaya diri untuk melakukan transaksi itu.”

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)