Sumalindo Restrukturisasi Utang US$ 103 juta

Salah satu skema dalam restrukturisasi tersebut adalah disetujuinya konversi sebagian tagihan para kreditur menjadi modal dengan pengeluaran saham baru dari pertopel perseroan dan diberikan kepada para kreditur yang telah setuju untuk melakukan konversi. Konversi utang sebesar US$ 34,51 juta menjadi modal dilakukan dengan cara pengeluaran saham baru Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 313.726.629 lembar saham dengan harga Rp 1.000/ lembar --sama dengan nilai nominal-- untuk para kreditur. Langkah manajemen
Sumalindo ini telah mendapat persetujuan dalam RUPS Luar Biasa pada 20 Desember 2004.

Saham-saham baru tersebut akan dicatatkan ke dalam DPS perseroan dan Bursa Efek Jakarta pada bulan ini. Melalui pengeluaran saham baru tersebut modal disetor dan ditempatkan penuh Sumalindo menjadi Rp 782,48 miliar. RUPSLB juga menyetujui pada saatnya nanti pengeluaran saham-saham baru Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu untuk kreditur Tranche E yang saat ini belum menyetujui untuk mengonversi tagihannya menjadi modal sebesar US$ 3,58 juta atau tranche C dan D yang saat ini belum mengambil hak opsinya untuk mengonversi tagihannya menjadi modal sebesar US$ 13,49 juta.

Selain yang berkaitan dengan konversi utang tersebut, rapat tersebut juga menyetujui pengangkatan Kadaryanto sebagai Komisaris Perseroan. Sehingga Susunan Komisaris Perseroan menjadi: Preskom: Ambran Sunarko, Komisaris: Setiawan Herliantosaputro dan Kadaryanto, serta Komisaris Independen: Harbrinderjit Singh Dillon dan Husni Heron.

Tags:

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)