Ruth Kusnomo, Belajar Sepanjang Karier

Ketekunan dan kemauan belajar menjadi prinsip utama yang mengantarkan Ruth Kusnomo sebagai wanita yang memiliki karier cemerlang. Sejak tiga tahun terakhir, Ruth dipercaya sebagai corporate secretary yang notabene merupakan bagian dari tim direksi Titan Group. Titan Group sendiri merupakan kelomppok perusahaan yang dalam lima tahun terakhir berkembang pesat dengan portofolio  bisnis mulai dari tambang, infrastruktur, tekonologi  informasi hingga properti.

Wanita kelahiran 19 Maret 1977 ini merupakan tipikal karyawan yang meniti karier dari bawah. Lulusan program kesekretariatan ASMI tahun 1998 ini memulai karier sebagai sekertaris (personal assistance). Ia pernah bekerja sebagai sekertaris di perusahaan alat kesehatan, perusahaan distributor pompa asal Singapore, dan juga perusahaan besar bidang distribusi bahan kimia (PT Pintu Mas Mulia Kimia).

Ruth Kusumo Kariernya semakin menanjak semenjak ia pindah ke PT Broadband Multimedia Tbk (Kabelvision), anak usaha  Group Lippo, tahun 2001. Di perusahaan ini ia dipercaya sebagai  executive assistant  President & CEO PT Broadband  Multimedia Tbk saat itu, Handoko Tanuadji. Karena sudah  lama mengenal Ruth, maka ketika Handoko membangun grup usaha sendiri, Titan Group, Ruth pun termasuk profesional yang pertama diajak bergabung. Praktis  sejak saat itu, Ruth menjadi bagian penting dari  perkembangan Titan Group.

Dari tahun 2006 sampai 2010, Ruth dipercaya menanangani  bidang SDM, sebagai HR & Human Capital Manager  Divisi  Bisnis TI dari Titan Group. Selain bertanggung jawab  urusan rekruitmen karyawan, ia juga harus mengelola dan  memantau kinerja karyawan, termasuk strategi kompensasi  (benefit dan penggajian) yang mesti dijalankan  perusahaan. Tentu saja hal itu bukan pekerjaan mudah,  bukan saja karena bisnis IT merupakan tulang punggung Group Titan, namun karena industri TI menghadapi  tantangan besar dengan tingginya tingkat turnover karyawan serta bajak-membajak profesional antar  perusahaan. Saat itu Ruth juga mulai membangun sistem  dan proses di bidang HR agar bisa sesuai  standar ISO.

Tugas sebagai corporate secretary Titan Group yang diemban Ruth sejak tahun 2002 lalu tentu lebih menantang.  Terlebih Titan Group memang tumbuh pesat sehingga banyak corporate action yang dilakukan, dan sudah pasti  menambah tanggung jawab Ruth sebagai corporate  secretary. Selain mesti memastikan keamanan kepentingan  perusahaan dari sisi legal, ia juga mengkoordinasikan  dengan para pemenang saham, investor dan direksi lain,  serta banyak berhubungan Otoritas Jasa Keuangan dan  otoritas bursa.

Terkait perkembangan kariernya, Ruth punya prinsip, yang  penting harus selalu open mind dan mau belajar. Selain  itu, selalu berusaha menjadi orang yang bekerja efisien  dan efektif, berpikir sebagai tim, dan menjaga hubungan  interpersonal secara baik. Lebih dari itu, ia juga  berusaha untuk selalu berorientasi pada hasil kerja dan   mencari solusi secara tuntas dari setiap persoalan  yang dihadapi.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)