Tirtasaputra Salim : Targetkan Market Share WD di Atas 50%

Tirtasaputra Salim, Senior Sales Manager Branded Products WD, bukan orang baru di industri teknologi informasi (TI) dan elektronik. Sekitar tiga tahun pengalamannya menggeluti dunia TI mulai dari produk komputer, laptop, hingga ekstrenal harddisk. Kini, pria kelahiran 23 Juni 1983 itu sedang getol memasarkan produk WD My Passport Pro. Bagaimana perjalanan karier dan tantangan pekerjaan yang dihadapi, berikut penuturan Tirtasaputra kepada Destiwati Sitanggang dari SWA Online:

Tirtasaputra Salim

Sejak kapan bergabung di WD?

Mulai  Agustus 2011

Sudah berkeluarga?

Sudah.

Aktivitas di rumah?

Kalau weekend, kami lebih sering lari pagi, kadang Sabtu malam kami jalan ke mall, atau kadang-kadang ke luar kota juga.

Hobi?

Badminton, browsing

Backgorund pendidikan?

Jurusa IT Universitas Bina Nusantara, Jakarta

Sejauh ini prestasi apa saja yang sudah dicapai?

Dari awal sejak saya bergabung, WD memang market leader, sampe sekarang berhasil mempertahankan dan juga meningkatkan. Selain itu, tadinya WD hanya kuat di kota-kota besar, tapi sekarang ini kami juga kuat di kota-kota lapis kedua.

Tanggung jawab sebagai senior sales manager  apa saja?

Saya menangani Indonesia, mengurus seluruh  program, channel program atau reseller, program user, aktivitas untuk satu kuartal, mengelola distributor, dan penghubung dengan pusat di Singapura.

Sebelumnya Anda pernah bekerja di mana?

Sebelum ini saya kerja di Asus sebagai product manager. Lalu ke Samsung Elektronik Indonesia sebagai sales manager untuk produk notebook-nya.

Masalah-masalah yang biasa dihadapi dalam pekerjaan Anda?

Terus terang kalau  di Indonesia itu, setiap kuartal kadang-kadang secara market bisa naik bisa turun. Jadi pengaruhnya banyak, misalnya pergerakanUS$, karena kita masukin barang dalam  kurs mata uang US$ sehingga terpengaruh. Terus ada juga, waktu saya bergabung di 2011,  ada banjir di Thailand. Kadang-kadang itu menyebabkan harga naik, dan otomatis kalau harga naik pasti pembelian menurun. Kadang-kadang ya seperti, tapi tetap harus menyesuaikan target yang diberikan pusat harus kami jalankan.

WD-Tirtasaputra

Cara menghadapinya bagaimana?

Ya yang pasti, kami melihat dan merasa kurang di mandor user, maka kami bikin program user. Jadi setiap kuartal  rutin membuat program user, tujuannya jika kami pajang produk WD dibandingkan brand lainnya, user melihat bahwa jika beli WD ada something. Jadi, at least user akan lebih memilih untuk membeli WD dibandingkan brand lain. Itu dari segi user.

Kalau dari sisi channel, kami  juga harus program, supaya channel itu ada alasan kenapa harus menjual WD, kenapa tidak brand lain.

Target ke depan seperti apa?
Saya ingin market share WD, walaupun sekarang kita nomor 1 tapi inginnya di atas itu. Maksudnya selalu berkembang dan bahkan sampai lebih dari 50%.

Market share sekarang berapa?

Yang pasti hampir 40%

Target pasar WD sendiri?

Kebanyakan dari home user, yang pengguna biasa, bukan yang benar-benar IT expert, seperti dari anak kuliahan, yang kerja atau eksekutif.

Seberapa yakin penjualan WD My Passport Pro ini akan lebih besar lagi ?

Karena kami menawarkan beberapa kelebihan, seperti bus power, jadi tidak perlu pakai colokan listrik, pasti ekspektasinya di atas 70%, untuk pengguna Macbook yang pakai Thunderbolt dan benar-benar butuh ekstra harddisk.

Strategi pemasaran yang digunakan untuk WD My Passport Pro ini?

Terus terang, saat ini kami lebih banyak promosinya ke e-comers, online activity. Contoh kami akan kerja sama dengan Bhinneka.com, retailer Indonesia. Tujuannya, karena Indonesia secara geografis, kotanya banyka, pulaunya banyak, sehingga kalau untuk bikin outlet di kota-kota itu, pasti tidak mencakup semuanya. Paling tidak jika online itu kita bisa merasa jangkauannya itu bisa apa aja. (EVA)

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)