Collaborative Innovation

Buku COLLABORATIVE INNOVATION ini lahir dari sebuah kebutuhan untuk mendukung kemajuan kabupaten/kota kreatif di seluruh Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan salah satu program yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo, yakni ekonomi kreatif harus menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.

Ekonomi kreatif didefinisikan sebagai kegiatan yang menciptakan nilai tambah ekonomi melalui penciptaan nilai berbasis pada ide yang lahir dari kreativitas manusia yang berbasis pada pemanfaatan potensi budaya lokal daerah tersebut (local genius). Ekonomi kreatif seyogyanya bisa tumbuh di seluruh kabupaten/kota di Indonesia, bukan terpusat. Tak heran, jika setiap daerah wajib menggenjot potensi lokalnya dan memajukan industri kreatifnya.

Berbicara industri kreatif, Indonesia patut bangga karena memiliki budaya lokal yang sangat kaya dan bernilai tinggi. Apabila potensi ini dikembangkan dengan maksimal melalui proses yang benar, akan menghasilkan sustainable creative economy bagi Indonesia.

Selain membahas ekonomi dan kota kreatif, buku ini juga akan membahas tentang arsitektur, yang menjadi salah satu subsektor industri kreatif dari 16 subsektor yang dicanangkan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Selain dapat mendukung 15 sub sektor lainnya, desain arsitektur yang ikonik dan mengangkat budaya lokal juga dapat menjadi identitas Kabupaten/kota, bahkan menjadikannya sebagai daya tarik utama pariwisata, terutama bagi daerah yang potensi sumber daya alamnya minim.

Untuk semakin memahami prosesnya, buku ini menawarkan sebuah model ekosistem inovasi yang menjadi peta besar berjalannya proses inovasi industri kreatif pada kota kreatif di Indonesia dan arsitektur sebagai infrastruktur yang mendukung pengembangan industri kreatif. Kunci dari berjalannya proses inovasi adalah adanya konektivitas, komunikasi, dan kolaborasi dalam suatu jejaring inovasi untuk menghasilkan kapabilitas dan kinerja inovasi.

Di dalam buku ini ditawarkan tentang studi kasus kota-kota yang berhasil memajukan daerahnya melalui Industri kreatif. Di akhir, buku ini memaparkan penerapan ekosistem industri kreatif pada kota kreatif dan dimensi dari masing-masing pelaku inovasi beserta indikator yang perlu dilakukan untuk memajukan kota kreatif melalui pertumbuhan potensi industri kreatif yang dimilikinya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)