9 Orang Terima Satyalancana Komunikasi dan Informatika

 Larry Ridwan, Chief Executive Officer Net1 Indonesia, salah satu penerima penghargaan Satyalancana Pembangunan di bidang Komunikasi dan Informatika

Melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 61/TK/Tahun 2018, diberikan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di bidang Komunikasi dan Informatika  untuk 9 (sembilan) orang yang dianggap berjasa terhadap negara dan masyarakat dalam lapangan pembangunan di bidang telekomunikasi, informasi, dan jaringan.

Sembilan orang penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan adalah Larry Ridwan (Chief Executive Officer Net1 Indonesia), Merza Fachyz (Presiden Direktur PT Smartfren Telecom, Tbk), Bob Apriawan (Direktur Network PT Telkomsel), Bogi Witjaksono (Direktur Otama PT Patra Komindo), Zulfi Hadi (General Manager Datacom Planning Engineering PT Lintasarta), Marwan Oemar Baasir (Group Head Regulatory and Government Relations PT XL Axiata, Tbk.), Francky Rinaldo Pakpahan (Vice President Area Sumatera PT XL Axiata, Tbk.), Resi Yuki Bramani (Head – Frequency and Government Management PT XL Axiata, Tbk.), dan M. Feriadi , M.B.A (Presiden Direktur PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir – TIKI JNE).

“Saya mewakili Net1 Indonesia merasa bangga dengan penghargaan yang telah diberikan oleh Pemerintah melalui Presiden RI, namun yang lebih penting dari itu semua adalah pekerjaan kami yang masih banyak dalam hal penyediaan akses data broadband, terutama di daerah rural dan terpencil di Indonesia. Semoga penghargaan tersebut semakin menambah semangat kami untuk bekerja lebih giat demi kemajuan Indonesia terutama di bidang telekomunikasi,” tutur Larry Ridwan.

Menurut Larry, penghargaan yang diberikan kepadanya sebenarnya juga menunjukan adanya dukungan dari pemerintah terhadap eksistensi Net1 Indonesia sebagai penyedia layanan data broadband berbasis 4G LTE dengan memanfaatkan frekuensi 450MHz. Sebelumnya, Larry Ridwan diusulkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika mengenai peran Larry dalam mempelopori teknologi internet 4G LTE dan mengubah teknologi pita frekuensi 450MHz dari CDMA menjadi 4G-LTE dengan membangun 627 BTS (Base Transceiver Station) yang tersebar di pinggiran dan pedesaan Indonesia guna memperkecil kesenjangan digital dan meratakan penyebaran informasi sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia.

Merza Fachyz juga dianggap telah berhasil memimpin pelaksanaan migrasi jaringan dan layanan Smartfren dari berbasis teknologi  CDMA menjadi 4G LTE di 200 Kota/Kabupaten di Indonesia pada kurun waktu 2016-2017. Net1 Indonesia dan Smartfren merupakan penyedia layanan telekomunikasi yang telah melakukan evolusi teknologi dari CDMA menjadi 4G LTE demi memberikan akses internet dan telekomunikasi yang lebih memadai bagi masyarakat.

“Bersama dengan semua pihak penerima penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan, Net1 Indonesia akan terus membangun telekomunikasi yang lebih baik sehingga tidak ada kesenjangan akses informasi bagi seluruh bagi masyarakat Indonesia, terutama yang berada di lokasi terpencil dan daerah pinggiran, demi kemajuan perekonomian bangsa,” ujar Larry.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)