ADB Dukung Empat Prioritas Pembangunan Indonesia

Presiden Asian Development Bank (ADB) Masatsugu Asakawa, hari ini bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo untuk membicarakan perluasan dukungan ADB bagi prioritas pembangunan Indonesia di berbagai bidang. Mulai dari pembangunan modal manusia, konektivitas infrastruktur, dan perubahan iklim, melalui pinjaman dengan jaminan pemerintah, dukungan pengetahuan, operasi sektor swasta, dan layanan konsultasi transaksi.

“Indonesia dan ADB memiliki hubungan kemitraan kuat yang dibangun atas tujuan yang sejalan, yaitu mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif,” kata Asakawa. Dia bertekad untuk memperkuat kemitraan ini dan terus mendukung prioritas pemerintah, termasuk peningkatan pendidikan, pengembangan keterampilan, dan perlindungan sosial, serta mendorong investasi di infrastruktur, mobilisasi sumber daya domestik, dan ketahanan iklim serta bencana.

Asakawa memuji upaya Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan iklim usaha, menarik investasi, dan menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. Kehati-hatian pemerintah dalam mengambil kebijakan makroekonomi dan manajemen fiskal telah mampu mendorong pertumbuhan, terlepas dari adanya dampak epidemi virus korona dan isu-isu terkait perdagangan global.

Pengembangan dukungan ADB bagi Indonesia mencakup berbagai bidang, termasuk fokus pada energi bersih dan penguatan jaringan kelistrikan; pendidikan tinggi dan pengembangan keterampilan angkatan kerja; reformasi untuk meningkatkan daya saing Indonesia; serta fasilitas pembiayaan ‘hijau’ (ramah lingkungan) dan ‘biru’ (ramah lautan) yang inovatif. Strategi Kemitraan Negara 2020–2024 yang diusulkan ADB untuk Indonesia akan mendukung prioritas pembangunan pemerintah dan menjadi katalis bagi pembiayaan sektor swasta, mendorong inovasi dan teknologi baru, serta menawarkan solusi pengetahuan dan pembiayaan, terutama bagi pemerintah daerah.

Dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia sejak mulai menjabat pada bulan Januari, Asakawa juga telah bertemu dengan Menteri Keuangan sekaligus Gubernur untuk ADB Sri Mulyani Indrawati. Beliau rencananya akan bertemu juga dengan beberapa Menteri lainnya.

Asakawa dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara hari ini meluncurkan sebuah buku berjudul, Indonesia and the Asian Development Bank: Fifty Years of Partnership. Kemarin, beliau bertemu dengan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, serta mengunjungi proyek perbaikan kawasan kumuh dan proyek percontohan untuk infrastruktur ‘hijau’ yang didukung ADB di Kota Makassar. Beliau akan mengunjungi proyek pendidikan vokasi di Kota Depok pada hari Rabu.

ADB berkomitmen mencapai Asia dan Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, serta terus melanjutkan upayanya memberantas kemiskinan ekstrem. Didirikan pada 1966, ADB dimiliki oleh 68 anggota—49 di antaranya berada di kawasan Asia dan Pasifik.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)