Anggarkan Capex Rp 123 Milyar, Multipolar Targetkan Kenaikan Laba 10%

PT Multipolar Technology Tbk mengumumkan laporan tahunan untuk buku tahun 2016 dengan pembagian deviden sebesar Rp 59,06 miliar. Perseroan membukukan kenaikan laba bruto sebesar 5,26% dari Rp 234,15 miliar di tahun 2015 menjadi Rp 246,46 Miliar di tahun 2016. Sementara, laba bersih naik sebesar 33,90% dengan total nilai sejumlah Rp 130,17 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp 97,21 miliar.

“Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) menyepakati deviden tunai atas Rp 1.875.000.000 saham sebesar Rp 31,50 per saham” ujar Hanny Untar, Direktur Keuangan Perseroan. Hanny menambahkan sisa dana laba bersih sebesar Rp. 88,56 miliar akan digunakan untuk pengembangan usaha.

Pihaknya juga menargetkan kenaikan laba sekitar 10% secara year on year untuk tahun 2017. Untuk mendukung kenaikan tersebut, perseroan akan menganggarkan belanja modal (Capital Expendure) sebesar Rp 123 Miliar.

“Dari Rp 123 miliar, kami akan mengalokasikan Rp 88 miliar untuk memperluas bisnis melalui PT Visionet Data International (VDI) dan Rp 17 Miliar lewat PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) dan kemudian sisanya untuk PT Multipolar Technology.” Hanny menjelaskan.

Penuruan pendapatan yang dialami Multipolar Technology diakibatkan oleh kondisi perbankan yang tengah mengahadapi masalah terkait non performing loan. Tercatat, sektor perbankan menyumbang sampai 48%  terhadap total revenue tahun lalu.

Wahyudi, Presiden Direktur Multipolar Technology menuturkan,”Kami berupaya menjaga kontribusi pihak perbankan dan juga melakukan pengembangan bisnis di segmen komersial dan telekomunikasi. Untuk segmen komersial kami akan menaikan kontribusi sebesar 30%,” ungkap Wahyudi di Jakarta.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)