APAC Akan Menjadi Pasar Tercepat Adopsi Solusi dan Layanan Cloud

Laporan Cloud Infrastructure as a Service (IaaS) Market Forecasts from 2018 to 2023 dari ResearchandMarkets.com,  menyebutkan, pasar IaaS diharapkan mencapai Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (CAGR) sebesar 9,7% dalam periode perkiraan, serta mencapai ukuran pasar total sebesar US$ 131,62 miliar pada tahun 2023.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa wilayah Asia Pasifik akan menjadi pasar regional dengan pertumbuhan tercepat berkat peningkatan adopsi solusi dan layanan cloud guna mengurangi biaya peralatan dan infrastruktur, didukung oleh bertambahnya penetrasi internet serta jumlah pengguna perangkat seluler.

Solusi-solusi IaaS menjadi sangat penting karena perusahaan ingin memenuhi permintaan untuk mengamankan, mengelola, dan mendukung infrastruktur cloud. Diberdayakan oleh Hitachi Vantara, BIT Super Cloud menggabungkan berbagai keunggulan dari Hitachi Unified Compute (VSP) dengan cloud computing yang aman, dapat diandalkan dan hemat biaya bagi perusahaan yang ingin memulai bisnis cloud computing sendiri.

Marcus Tanihaha, Chief Operating Officer PT Bit Teknologi Nusantara, menuturkan, “Saat ini, perusahaan-perusahaan melihat data sebagai sarana untuk mempercepat inovasi dan meningkatkan mobilitas serta kelincahan, para Chief Information Officer harus mengatasi masalah data akses, biaya, keandalan, dan keamanan untuk perusahaan masing-masing.”

Selain itu, Robert Kayatoe, Managing Director Hitachi Vantara Indonesia, menambahkan, seiring meningkatnya permintaan yang terus menerus untuk ketersediaan data dari manapun dan sebagaimana wawasan data terus menawarkan sarana bagi perusahaan untuk lebih cepat berinovasi dan mendapatkan keuntungan kompetitif. Sebab, cloud telah mengubah cara pandang kita terhadap ketangkasan bisnis.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)