Aset Rp240 Triliun, BSI Targetkan Masuk Daftar Bank Syariah Global

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akhirnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Senin (1/2/2021). Bank syariah hasil merger tiga bank syariah BUMN yakni BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BRI Syariah sejatinya sudah melalui proses sejak Maret 2020 lalu dalam hal uji kelayakan, penandatanganan akta penggabungan, penyampaian keterbukaan informasi, dan perolehan izin dari OJK.

“Nama Bank Syariah Indonesia dipilih karena kami ingin bank syariah ini dapat menjadi representasi Indonesia baik di tingkat nasional maupun global,” ucap Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Hery Gunardi secara virtual (1/1/2021).

Ia pun menyatakan siap membawa Bank Syariah Indonesia masuk ke daftar 10 bank syariah terbesar di dunia dalam kurun waktu 5 tahun mendatang.

Hingga saat ini, Bank Syariah Indonesia tercatat memilih total aset Rp240 triliun, total pembiayaan Rp157 triliun, Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp210 triliun, dan modal inti Rp22,6 triliun. Bank Syariah Indonesia juga memilih lebih dari 1200 kantor cabang dan 20 ribu karyawan di seluruh Indonesia.

Hery menyebut, berdasarkan total aset, Bank Syariah Indonesia akan menjadi bank peringkat ketujuh di Indonesia. “Kami sadar bahwa tugas kami bukan sekadar menggabungkan 3 bank, melainkan melakukan transformasi, perbaikan proses bisnis, penguatan risk management, penguatan SDM, dan teknologi digital,” tegasnya.

Adapun Bank Syariah Indonesia  akan menyediakan produk kompetitif dan layanan yang prima sesuai kebutuhan nasabah. Bank Syariah Indonesia juga memiliki konsep yang dapat dioptimalkan untuk pemerataan ekonomi masyarakat melalui ZISWAF.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)